1.000 Polisi Jaga Aksi 10.000 Buruh di Pemkab Serang

Redaksi   |   Metro Serang  |   Rabu, 14 Oktober 2020 - 11:12:59 WIB   |  dibaca: 160 kali
1.000 Polisi Jaga Aksi 10.000 Buruh di Pemkab Serang

SERANG, BANTEN RAYA - Kurang lebih 1.000 anggota polisi disiagakan untuk mengamankan demo buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Serang (ASPSB) di halaman Pemkab Serang, Rabu (14/10).

Pantauan Banten Raya di halaman Pemkab Serang petugas kepolisian telah memasang kawat berduri di sepanjang pintu masuk pendopo bupati Serang dan akses masuk ke gedung DPRD. Sementara itu, para anggota polisi sudah berjaga sejak pagi hari.

Adapun informasi yang berhasil dihimpun, sekitar 10.000 buruh akan menggelar aksi di halaman Pemkab Serang menuntut Pjs Bupati Serang Ade Ariyanto dan Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum agar menulak Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus law.

"Hari ini (kemarin-red) kita akan turun ke Pendopo Bupati dengan masa aksi all out. Kita menuntut pernyataan sikap bupati dan Ketua DPRD untuk Menolak UU Omnibus law Cipker," ujar Ketua DPC Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (SPKEP) Kabupaten Serang Argo Priyo Sujatmiko.

Hingga pukul 10.58 WIB para buruh masih melakukan aksi unjuk rasa di Modern Cikande sambil menunggu para buruh lainnya dari Kopo dan Jawilan. 

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasada mengatakan, jumlah anggota polisi yang akan mengamankan aksi unjuk rasa sekitar 1.000 orang.

"Informasi dari Pak Sekda (Tb Entus Mahmud Sahiri-red) 1.000 anggota (polisi-red) yang berjaga sesuai pengajuan logistiknya," katanya. (Tanjung)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook