Kerawanan Netralitas ASN Tertinggi Se-Banten, Ini Sikap Sekda Kota Cilegon 

Redaksi   |   Politik  |   Rabu, 14 Oktober 2020 - 12:06:12 WIB   |  dibaca: 247 kali
Kerawanan Netralitas ASN Tertinggi Se-Banten, Ini Sikap Sekda Kota Cilegon 

TANDA TANGAN : Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Mauludin melakukan penandatanganan Deklarasi Netralitas ASN, Rabu (14/10).

CILEGON, BANTEN RAYA - Tercatat total 8 kasus netralitas ASN diitangani Bawaslu Kota Cilegon. Angka tersebut cukup tinggi dibanding 3 daerah lainnya di Provinsi Banten yang melakukan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Banten Badrul Munir menyatakan, jumlah 8 dugaan pelanggaran ASN tersebut sangat tinggi dibanding Kota Tangsel 5 kasus, Kabupaten Serang dan Pandenglang sekitar 3 kasus.

"Totalnya ada 8 kasus dugaan penyimpangan netralitas. Kalau seluruh Banten Cilegon terbilang paling tinggi," katanya di sela deklarasi netralitas ASN di salah satu hotel, Rabu (14/10).

Badrul menjelaskan, tingginya angka tersebut dipicu adanya paslon petahana yang mencalonkan diri dalam kontestasi pilkada, sehingga muncul apa yang disebut relasi kekuasaan.

"Banten ini cukup rawan netralitasnya ada peliatan relasi kekuasaan disebutnya. Sebab, ada petahana yang mencalonkan diri," paparnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Mauludin menyampaikan, dalam catatannya sudah ada 13 ASN yang diadukan di Bawaslu karena diduga tidak netral.

"Semoga ini tidak ada lagi. Saya sudah tanda tangan dan artinya berlaku bagi seluruh ASN di Kota Cilegon," katanya. (uri)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook