Warga Minta Diskotek di JLS Digusur: Perempuan di sana Sudah Seperti Ayam Berkeliaran 

Redaksi   |   Hukum  |   Jumat, 16 Oktober 2020 - 19:55:45 WIB   |  dibaca: 703 kali
Warga Minta Diskotek di JLS Digusur: Perempuan di sana Sudah Seperti Ayam Berkeliaran 

SERANG, BANTEN RAYA - Sejumlah warga Kecamatan Kramatwatu dan warga Perumahan Pondok Cilegon Indah (PCI) yang tergabung dalam Gerakan Bersama Anti Kemaksiatan (Gebrak) menggelar audiensi dengan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Serang Ade Ariyanto. Mereka meminta Pemkab Serang menertibkan tempat hiburan malam (THM) alias diskotek yang ada di Jalan Lingkar Selatan (JLS).

Malim Hander Joni, warga PCI meminta kepada Pemkab Serang agar mencabut izin resto yang disalahgunakan untuk THM di JLS yang masuk wilayah Kabupaten Serang. 

"Saya minta langsung dicabut aja izinnya apabila perlu digusur bangunannya. Di jalan-jalan di JLS itu perempuan dan anak-anak muda seperti ayam berkeliaran pada malam hari," ujar Joni di pendopo bupati Serang, Jumat (16/10).

Ia mengungkapkan, saat THM baru ada Kuda Laut, pihaknya telah menyampaikan kepada mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman (ATN) agar menutup THM tersebut tapi tidak ada realisasi. "Dulu bilang mau memerintahkan ke kecamatan untuk ditutup tapi sampai sekarang Kuda Laut masih ada. Kalau izinnya resto di sana, masak yang ada bir," katanya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Mansur Barmawi mengapresiasi warga yang punya tekad memerangi kemaksiatan di JLS. 

"Persoalan di JLS ini panjang. Kita langsung eksekusi saja, karena kabupaten tidak boleh mengeluarkan izin untuk THM. Saya minta cabut izinnya. Enggak usah khawatir kekurangan PAD (pendapatan asli daerah)," kata Mansur.

Politisi PKS itu menuturkan, jika dewan diberi kewenangan untuk menjabut izin resto yang ada di JLS, tidak akan ada negosiasi lagi. "Saya khawatir nanti pertanggungjawabannya di hadapan Allah. Saya juga yakin Pak Sekda (Tb Entus Mahmud Sahiri-red) takut kalau nanti diminta pertanggungjawabannya oleh Allah SWT. Enggak usah ada istilah razia-razia lagi, segel saja langsung," paparnya. (tanjung) 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook