Siap Tertibkan Diskotek di JLS, Sekda Pemkab Serang: Kami Tak Mau Uang Kotor 

Redaksi   |   Hukum  |   Jumat, 16 Oktober 2020 - 20:52:59 WIB   |  dibaca: 311 kali
Siap Tertibkan Diskotek di JLS, Sekda Pemkab Serang: Kami Tak Mau Uang Kotor 

SERANG, BANTEN RAYA - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Mansur Barmawi mendukung warga Kecamatan Kramatwatu dan Waringinkurung yang menolak tempat hiburan malam (THM) semacam diskotek di sepanjang Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon. 

"Persoalan di JLS ini panjang. Kita langsung eksekusi saja, karena kabupaten tidak boleh mengeluarkan izin untuk THM. Saya minta cabut izinnya. Enggak usah khawatir kekurangan PAD (pendapatan asli daerah)," kata Mansur saat menghadiri audiensi warga dengan Pjs Bupati Serang Ade Ariyanto. 

Politisi PKS itu menuturkan, jika dewan diberi kewenangan untuk menjabut izin resto yang ada di JLS, tidak akan ada negosiasi lagi. 

"Saya khawatir nanti pertanggungjawabannya di hadapan Allah. Saya juga yakin Pak Sekda (Tb Entus Mahmud Sahiri-red) takut kalau nanti diminta pertanggungjawabannya oleh Allah SWT. Enggak usah ada istilah razia-razia lagi, segel saja langsung," paparnya.

Sekda Pemkab Serang Tb Entus Mahmud Sahiri memastikan, Pemkab Serang tidak ingin membangun dari dirty money atau uang kotor yang berasal dari pelacuran, narkoba, perjudian, dan dari jual beli minuman keras. 

"Kita ingin kabupaten serang menjadi daerah yang senantiasa diberkahi dan dirahmati Allah SWT. Kita tidak takut kehilangan PAD dari JLS," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penamaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang Syamsudin menegaskan, Pemkab Serang tidak pernah mengeluarkan izin untuk THM di JLS. "Pemkab hanya mengeluarkan izin resto dan saat ini hanya dua resto yang ada izinnya yaitu Danau Mas dan Angel. Untuk izin resto yang lainnya sudah habis izinnya dan tidak kita perpanjang lagi," ungkapnya. (tanjung) 
 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook