Ratusan Tablet dan Laptop Canggih Milik SMPN 2 Ciruas Raib

Redaksi   |   Metro Serang  |   Senin, 19 Oktober 2020 - 08:29:14 WIB   |  dibaca: 237 kali
Ratusan Tablet dan Laptop Canggih Milik SMPN 2 Ciruas Raib

SERANG, BANTEN RAYA - Ratusan unit tablet dan puluhan unit laptop milik Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Ciruas senilai Rp247 juta raib digondol maling. Kasus pencurian tablet dan laptop yang digunakan untuk kegiatan belajar tersebut tengah ditangani Mapolsek Pontang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Banten Raya, kasus pencurian di sekolah yang terletak di Kampung Kalang Anyar RT 07/ 03, Desa Tirem, Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang itu terjadi pada Kamis (15/10) pagi. Namun baru diketahui oleh masyarakat pada Sabtu (17/10). 
Kapolsek Pontang Iptu Sudibyo Wardoyo membenarkan adanya kasus pencurian yang terjadi di wilayah hukumnya tersebut. Sebanyak 119 unit tablet merk Zyrex warna hitam dan 21 unit laptop merk Lenovo warna hitam milik SMPN 2 Ciruas raib dibawa pelaku. 
"Dari kejadian itu pihak sekolah mengaku mengalami kerugian senilai Rp247 juta," katanya kepada Banten Raya melalui sambungan telpon selulernya, Sabtu (17/10) siang. 
Menurut Sudibyo, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu masuk ke area sekolah dengan cara mencongkel jendela ruang labolatorium. "Dari kerusakan jendela, pelaku diduga merusaknya dengan menggunakan linggis," ujarnya. 
Sudibyo menambahkan, ratusan tablet dan puluhan laptop yang masih terbungkus kardus dibongkar oleh pelaku. Kardus-kardus tersebut kemudian dibuang di halaman depan sekolah. "Mereka hanya mengambil isinya, sedangkan kardusnya mereka buang di TKP," tambahnya. 
Sudibyo mengungkapkan, sejauh ini penyidik Reskrim Polsek Pontang telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Di antaranya penjaga sekolah yang berjaga pada saat kejadian tersebut. 
"Sudah tiga orang kita periksa, dua orang penjaga sekolah," ungkapnya. 
Sudibyo menambahkan, ada beberapa bukti pentunjuk yang didapat dari TKP. Kasus pencurian di SMPN 2 Ciruas tersebut masih dalam penyelidikan petugas kepolisian. "Selain dus, kita menemukan 1 buah topi yang diduga milik pelaku," tambahnya. 
Dalam kesempatan itu, Sudibyo juga meminta kepada masyarakat untuk membantu pihak kepolisian membongkar kasus pencurian tersebut. Jika ada penjualan tablet atau laptop dengan harga murah dan banyak, bisa melaporkannya kepada aparat kepolisian. 
"Pelaku bisa diancam dengan pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP," jelasnya. (darjat/rahmat)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook