Pemkot Serang Bantai Pepohonan di Jalan Sochari

Redaksi   |   Metro Serang  |   Kamis, 22 Oktober 2020 - 08:35:40 WIB   |  dibaca: 276 kali
Pemkot Serang Bantai Pepohonan di Jalan Sochari

SERANG, BANTEN RAYA- Pohon tinggi dan besar di sepanjang Jalan Sochari, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang ditebang oleh petugas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Serang. Penebangan pohon itu dilakukan karena usia pohon sudah tua, sehingga dikhawatirkan tumbang, mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan.


Pantauan di lokasi, sejumlah petugas memotong batang pohon menggunakan mesin pemotong. Kemudian batang dan ranting pohonnya diangkut ke atas dam truk yang parkir di pinggir Jalan KH Sochari. Kurang lebih ada 10 pohon tinggi dan besar yang ditebang hingga hampir rata dengan tanah.


Kepala DPRKP Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan, penebangan pohon tersebut merupakan sinergitas antar OPD yakni DPRKP dengan DPUPR, dalam menyelesaikan persoalan banjir di Kota Serang.


"Pertama kondisi pohon sudah tua, kedua karena ada pembangunan drainase dan pedistrian yang menghambat program dari DPUPR untuk pengendalian banjir. Jadi kita biar sinergi," ujar Iwan ditemui Banten Raya usai kunjungan kerja bersama Walikota Serang Syafrudin di PT Sauh Bahtera Sejahtera (SBS), Kampung Kenari, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Rabu (21/10).


Selain Jalan KH Sochari, penepangan pohon juga dilakukan di beberapa ruas jalan, antara lain Jalan Raya Cilegon, Jalan Raya Syech Nawawi Al-Bantani, Jalan Yumaga, dan Jalan Raya Banten.


"Kalau bicara pohon, kita lihat kondisi. Kalau kondisinya mengkhawatirkan ada yang tebang habis, atau hanya dipangkas saja. Lihat kondisi pohonnya, kalau itu masih bisa dipertahankan, kita pertahankan," kata dia.


Meski beberapa pohon ditebang dan dipangkas, pihaknya akan melakukan penanaman kembali di tempat yang sama. Hal tersebut selain mempertahankan suasana asri, juga agar estetika Kota Serang terjaga.


"Ada-ada. Harus ada (penanaman lagi). Makanya saya ke DPUPR minta kalau sudah bagus estetikanya, saya minta ada penghijauan kembali di pedestriannya. Jadi tidak menghilangkan pohonnya dan melupakan estetikanya. Jadi dihilangkan tapi dilakukan peremajaan pohonnya," jelasnya.


Untuk penanaman pohon kembali, sambung Iwan, pihaknya akan menyesuaikan dengan lahan yang disediakan oleh DPUPR Kota Serang.


"Tergantung bentuknya nanti. Pedestriannya apakah full atau disiapkan lahan. Kalau misalkan disiapkan lahan kita tanami di pedestrian, tapi bisa menggangu aktivitas pengguna jalan. Tapi kalau di pot kita pasang sesuai dengan estetika jalan," jelas Iwan.


Salim, pengendara sepeda motor mengaku sepakat pohon-pohon yang tinggi dan besar ditebang dan dipangkas oleh Pemkot Serang. Namun ia meminta agar Pemkot Serang kembali melakukan penanaman pohon.


"Setuju saya kalau tujuannya untuk keselamatan mah. Apalagi pohon-pohonnya udah pada tinggi. Takut tumbang kalau ada hujan dan angin kencang. Soalnya ini kan jalan raya ya. Tapi kalau bisa ya ditanamin lagi, karena pohon kan penting buat pernafasan dan menyimpan air," jelas Salim. (harir/rahmat)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook