Polisi Sita Ratusan Botol Miras di Pabuaran dan Gunungsari

Redaksi   |   Hukum  |   Kamis, 22 Oktober 2020 - 21:25:51 WIB   |  dibaca: 182 kali
Polisi Sita Ratusan Botol Miras di Pabuaran dan Gunungsari

BARANG BUKTI: Ratusan botol miras berbagai macam merk diamankan di Mapolsek Pabuaran, sebagai barang bukti, Rabu (21/10) malam.

SERANG, BANTEN RAYA- Polsek Pabuaran berhasil mengamankan ratusan botor miras berbagai macam jenis dan merk dalam operasi pekat Kalimaya 2020, Rabu (21/10) malam. Miras itu didapat dari toko jamu dan warung kelontong di wilayah Pabuaran dan Gunung Sari, Kabupaten Serang.
Kapolsek Pabuaran Iptu Chairul Anam mengatakan bahwa pihaknya menggelar razia miras dalam rangka operasi penyakit masyarakat. Tujuannya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif saat pelaksanaan tahapan pilkada di Kabupaten Serang.
"Ada dua titik wilayah yang menjadi target dalam kegiatan operasi pekat yaitu di Kecamatan Pabuaran dan Gunung Sari," katanya kepada Banten Raya, Kamis (22/10).
Menurut Chairul, dari beberapa toko jamu dan klontong di dua wilayah itu, kepolisian berhasil mengamankan ratusan botol miras dengan kadar alkohol yang cukup tinggi. "Total ada 25 karton atau dus. Satu karton berisi 12 botol. Bila kita total seluruh miras yang kita amankan sebanyak 300 buah botol, terdiri dari beberapa merk AP, AM, AK, RJ," ujarnya.
Chairul mengungkapkan, sebagian besar miras tersebut diamankan dari toko klontong milik IS (45) di wilayah Gunung Sari. Miras itu selanjutnya disita dan akan dimusnahkan. "Kami juga melakukan pembinaan, kepada pemiliknya agar tidak kembali memperjualbelikan miras. Nanti apabila masih mengulangi akan kita proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkapnya.
Chairul menambahkan, kepolisian akan terus melakukan penertiban berbagai jenis penyakit masyarakat. Tidak hanya miras namun jenis penyakit masyarakat lainnya yang ada di wilayah hukumnya. “Kami berharap dengan pemberantasan penyakit masyarakat bisa menciptakan situasi di wilayah hukum kami tetap kondusif,”  katanya.
Chairul menjelaskan, pihaknya melakukan razia penyakit masyarakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Selain itu juga dilakukan sosialisasi bahaya miras kepada masyarakat.
"Jangan sekali-kali memperjualbelikan atau mengonsumsi miras di wilayah Pabuaran dan Gunungsari, karena kita akan tindak tegas," jelasnya. (darjat)

 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook