Horeeee Pekijing Juara Umum LKRLA 2020, Ini Rahasianya

Redaksi   |   Metro Serang  |   Selasa, 27 Oktober 2020 - 14:43:09 WIB   |  dibaca: 248 kali
Horeeee Pekijing Juara Umum LKRLA 2020, Ini Rahasianya

SERANG, BANTEN RAYA - Lingkungan Pekijing RT 007 RW 003 Kelurahan Kalanganyar, Kecamatan Taktakan, dinobatkan sebagai juara umum Lomba Kampung Resik lan Aman (LKRLA) tahun 2020 oleh Pemerintah Kota Serang. Atas prestasi itu Pekijing mendapatkan hadiah Rp20 juta. 

Muhammad, Ketua RT 007 RW 003 Lingkungan Pekijing, mengungkapkan, rahasia mengapa Pekijing mendapatkan banyak juara dalam sejumlah kategori dalam LKRA sehingga menjadi juara umum adalah karena warga kompak menata dan menjaga lingkungan. Secara kebetulan mayoritas warga Pekijing masih satu keturunan sehingga rasa kekeluargaan antar warga masih sangat kental. 

"Semuanya keluarga jadi saling mendukung," kata Muhammad membuka rahasia, Selasa (27/10). 

Selain terus-menerus tanpa bosan mengajak masyarakat membersihkan dan merawat lingkungan, dibuat juga jadwal terencana berapa warga yang membersihkan sampah dan menyirami tanaman. Dalam satu hari ditetapkan 10 orang warga yang bertugas menyapu, menyiangi rumput, dan menyiram tanaman pagi dan sore. 

Selain kekompakan warga, aparatur dari mulai tingkat kelurahan sampai kecamatan juga ikut memberi dukungan. Aparat dari TNI dan Polri serta kelurahan dan kecamatan rutin setiap minggu meninjau dan memberi semangat. Dukungan itu membuat warga selalu bersemangat dalam menjaga lingkungan. Sebab mereka juga sadar dampak positifnya akan kembali ke warga juga. 

"Awalnya kami cuma pengen lingkungan bersih saja dan aman. Biar warga betah di rumah. Supaya anak betah di rumah," tutur Muhammad. 

Lurah Kalanganyar Anis Soharman mengatakan, kelurahan memberikan motivasi agar warga selalu membersihkan lingkungan. Bahkan ketika ada puntung rokok pun warga harus membersihkannya. Binatang ternak yang sebelumnya dilepasliarkan sehingga meninggalkan kotoran di jalan diminta agar dikandangi. 

"Kalau sebelumnya kotoran binatang kayak kambing itu kan berserakan nah sekarang sudah enggak ada," kata Anis. 

Camat Taktakan Farach Richi mengatakan, aparatur kecamatan tidak hanya memonitoring dan memberi semangat ke kampung-kampung yang ikut perlombaan melainkan juga ikut turun bersama menata lingkungan. Ketika ada gotong royong, ia sendiri kerap turun membantu. 

Tidak hanya siang hari, pada malam hari juga Farach kerap datang ke warga dan memberikan semangat. Ketika ia menemukan ada tumpukan sampah atau suasana yang tidak sedap dipandang mata ia akan memotretnya dan mengirimkannya ke lurah setempat agar segera dibenahi. 

"Kadang malam-malam saya ke warga bawa makanan supaya pada semangat," kata Farach. (tohir)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook