Selamat, 16 Puskesmas dan Satu Labkesda di Kota Serang Berstatus BLUD

Redaksi   |   Metro Serang  |   Selasa, 27 Oktober 2020 - 15:03:47 WIB   |  dibaca: 265 kali
Selamat, 16 Puskesmas dan Satu Labkesda di Kota Serang Berstatus BLUD

SERANG, BANTEN RAYA - Sebanyak 16 unit pelaksana teknis (UPT) Puskesmas dan satu Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Kota Serang telah naik status menjadi badan layanan umum (BLUD). Namun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang belum masuk dalam BLUD karena belum dilakukan penilaian. Dengan peningkatan status itu, maka pelayanan kesehatan terhadap masyarakat harus lebih dioptimalkan. 

Hal ini diketahui pada acara acara penilaian PPK BLUD Puskesmas dan Labkesda di salah satu hotel di Kota Serang, Selasa (27/10).

Turut hadir, Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi.

Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengatakan, peningkatan pelayanan dan ditetapkannya BLUD pada seluruh Puskemas, maka masyarakat mendapat pelayanan yang maksimal. Hal itu juga dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 79 tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). 

"Karena itu merupakan pelayanan dasar untuk masyarakat. Kemudian juga melakukan management UPT itu sendiri dan menjadikan pelayanan yang utuh serta maksimal," ujar Subadri, usai membuka acara. 

Ia menjelaskan, BLUD secara resmi ditetapkan di Kota Serang untuk peningkatan pelayanan dasar dalam bidang kesehatan. 

"Jadi untuk tahap awal ini UPT Puskesmas dan Labkesda di Kota Serang sudah BLUD. Semoga ke depan bisa dilakukan pada bidang-bidang lainnya," ucap dia.

Sebelumnya, sambung Subadri, banyak masyarakat yang mengeluhkan terhadap pelayanan pada Puskesmas. 

"Tapi mudah-mudahan dengan adanya BLUD ini pelayanan di seluruh Puskesmas dapat dimaksimalkan dan dinikmati oleh masyarakat luas," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang M Ikbal menyebutkan, 16 Puskesmas tersebut di antaranya Puskemas Serang Kota, Taktakan, Ciracas, Cipocok Jaya, Banjar Agung, Kilasah, Kasemen, Unyur, Rau dan Puskesmas Sawah Luhur. 

"Ditambah satu Labkesda Kota Serang, sehingga kami bisa bersaing dengan Labkesda swasta lainnya," kata Ikbal.

Ia menjelaskan, untuk mendapatkan status BLUD, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinkes telah melakukan sejumlah proses yang cukup panjang. 

"Dengan memakan waktu lebih dari satu tahun untuk melengkapi seluruh dokumen dan administrasi, akhirnya kami lolos semua," jelas dia.

Ikbal mengungkapkan, dalam penilaian menjadi BLUD, ada beberapa proses dan tahapan yang harus dilakukan. Di antaranya, tata kelola administrasi, rencana strategis (Renstra) dan dokumen lainnya. 

"Teknis dan subtansifnya pun dilakukan penilaian, Alhamdulillah 16 Puskesmas ini lolos. Jadi seluruh puskesmas di Kota Serang sudah berstatus BLUD," ungkapnya.

Namun lanjut dia, untuk RSUD Kota Serang masih perlu dilakukan pemenuhan fasilitas dan sarana serta parasarana lainnya. 

"Memang belum dinilai, karena tahun ini RSUD itu rencananya dilakukan akreditasi. Kemudian RSUD kota ini juga kan belum ada penilaian dan masih dalam tahap akreditasi," tutur Ikbal.

Ikbal menargetkan, penilaian dan pemenuhan fasilitas lain pada RSUD Kota Serang ditarget pada 2021. 

"Iya, kami targetkan pada 2021 dan memang sudah dianggarkan untuk BLUD ini yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pada 2021 nanti," tandasnya. (harir)

 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook