Gubernur Banten: Pemberian Vaksin Tak Memaksa, Siapa yang Mau Daftarkan Sekarang

Redaksi   |   Metro Serang  |   Rabu, 28 Oktober 2020 - 11:23:58 WIB   |  dibaca: 224 kali
Gubernur Banten: Pemberian Vaksin Tak Memaksa, Siapa yang Mau Daftarkan Sekarang

Gubernur WH sedang diwawancara wartawan.

SERANG, BANTEN RAYA - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menawarkan kepada masyarakat Banten yang ingin menerima vaksin Covid-19 segera mendaftar ke Pemprov Banten. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pelayanan dan fasilitasi dalam rangkaian upaya penanganan pandemi Covid-19.

"(Vaksin) kan gratis dari pusat, (kuota untuk Banten) 8 juta. Siapa yang mau divaksin daftar sekarang, November sudah mulai," ujar pria yang akrab disapa WH ini, Selasa (27/10). 

Berbeda dengan sikap pemprov sebelumnya, mantan Walikota Tangerang itu menegaskan, jika pemberiam vaksin bersifat tidak memaksa. Mereka yang tak berkenan tidak akan mendapatkan tindakkan apapun.

"Enggak apa-apa (tak mau divaksin), kalau dia kena (korona) jangan salahkan pemerintah. Kita kan memfasilitasi," katanya.

Soal penanganan Covid-19, kata dia, pemprov juga telah mengajukan sebuah rancangan peraturan daerah (raperda). Dalam calon produk hukum daerah itu bakal dicantumkan ketentuam terkait tindakkan atau sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan.

"Yang diatur baru enggak pakai masker, ada aktivitas yang dianggap tidak sesuai protokol kesehatan. Jadi tidak mengatur vaksin," ungkapnya. 

Lebih lanjut dipaparkan WH, penanganan pandemi juga saat ini sudah menunjukkan hasil yang positif. Saat ini tingkat kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan sudah membaik. Penanganan dari pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota pun sudah cepat. Banten juga telah memenuhi standar organisasi kesehatan dunia (WHO) untuk minimal sampel tes usap atau swab.

"Daerah yang rawan penularan kita sekat-sekat. Ada kelonggaran tapi diawasi pemerintah. Sekarang swab sudah di atas 130 (ribu sampel) sudah memenuhi syarat WHO kan 120 (ribu sampel). Menunjukkan sudah terpenuhi standar untuk swab," tuturnya. (dewa)

 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook