ASN Dindikbud Kota Serang Positif Korona, 16 Orang Isolasi Mandiri

Redaksi   |   Kesehatan  |   Jumat, 06 November 2020 - 21:36:08 WIB   |  dibaca: 349 kali
ASN Dindikbud Kota Serang Positif Korona, 16 Orang Isolasi Mandiri

SERANG, BANTEN RAYA - Sebanyak 16 orang aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang terpaksa harus melakukan isolasi mandiri. 

Gara-garanya karena ada satu orang pegawai ASN Dindikbud Kota Serang berinisial laki-laki dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 orang tanpa gejala (OTG). Informasi ini berdasarkan hasil swab yang dilakukan oleh yang bersangkutan keluar, Rabu (4/11).

Saat dikonfirmasi, Jumat (6/11) sore, Kepala Dindikbud Kota Serang Wasis Dewanto membenarkan adanya informasi tersebut.

"Iya bener ada yang terpapar (covid)," kata Wasis, kepada Banten Raya.

Ia menyebutkan, bawahanya tersebut terpapar positif Covid-19 itu pada saat waktu libur dan cuti bersama kemarin. Dia menghadiri acara pemakaman keluarganya yang meninggal dunia di daerah Pandeglang.

"Terpaparnya bukan dari kantor Dindik tapi aktivitas dari luar," sebut dia.

Wasis mengungkapkan, pasien korona ini sempat mengalami sakit tenggorokan, pilek, nyeri badan sampai hilang indra penciuman pada saat bertemu dirinya di kantor Selasa (4/11).

Mengetahui gejala tersebut, Wasis langsung menyarankan yang bersangkutan untuk melakukan swab dan ternyata hasilnya positif Covid-19.

"Rabu (4/11) hasilnya keluar dan dinyatakan positif Covid-19," ungkapnya.

Kemudian, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan tracking (pelacakan) terhadap pegawai lainnya di kantor dinas tersebut, dan hasilnya terdapat sebanyak 15 orang sempat berinteraksi meski tidak bersentuhan.

"Sebenarnya mereka tidak bersentuhan tetapi untuk jaga-jaga. Pertama, teman seruangan sebidang dan teman-teman yang lain yang diperkirakan berkomunikasi dengan dia," terang Wasis.

Ia menyarankan kepada mereka, baik yang terpapar Covid maupun 15 orang itu, untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing sampai kondisinya dinyatakan normal kembali.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap seluruh ruangan maupun lingkungan sekitar di kantor dinas tersebut, baik penyemprotan mandiri maupun penyemprotan yang dilakukan oleh BPBD pada Kamis kemarin.

"Termasuk laporan juga ke Pak Wali, Pak Wakil, Pak Asda I selaku Satgas Covid terkait hal ini," tandasnya.

Kepala Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas mengatakan, memang kemarin terdapat satu pegawai Dindikbud Kota Serang yang terkonfirmasi positif.

"Baru dapat beritanya kemarin, ada salah satu pegawai yah yang Covid-19," kata Hari dihubungi via ponselnya, Jumat (6/11).

Sedangkan terkait dengan penutupan layanan tatap muka, ia mengatakan, penutupan tersebut hanya dilakukan pada bidang SD saja. Sementara untuk bidang lainnya tetap bisa dilaksanakan.

"Yang ditutup sementara itu bidang SD. Yang lain tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Pelayanan tatap muka untuk masyarakat diluar bidang SD itu tetap berjalan. Jadi tidak di lock semua ya," katanya. (harir)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook