Ada 22 Gempa Tapi Tidak Dirasakan Getarannya

Redaksi   |   Metro Serang  |   Senin, 16 November 2020 - 10:56:13 WIB   |  dibaca: 243 kali
Ada 22 Gempa Tapi Tidak Dirasakan Getarannya

SERANG, BANTEN RAYA - Stasiun Geofisika Klas 1 Tangerang mencatat telah terjadi 22 gempa bumi di Banten dan sekitarnya pada 6 hingga 12 November 2020. Meski demikian, dari rangkaian peristiwa tersebut tidak ada satupun gempa yang dirasakan guncangannya. 

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasian Geofisika Klas 1 Tangerang Urip Setiyono mengatakan, pada periode 6 hingga 12 November 2020 di wilayah Banten dan sekitarnya telah terjadi gempa bumi tektonik sebanyak 22 kejadian. Frekunsinya lebih tinggi sekitar 22 persen dibandingkan dengan periode 30 Oktober hingga 5 November 2020 yaitu 18 kejadian. 

"Dari 22 gempa bumi yang terjadi, tidak ada yang guncangannya dirasakan di wilayah Banten," ujarnya, Senin (16/11/2020).

Ia menjelaskan, adapun sebaran pusat gempa bumi atau episenter umumnya berada di laut. Diantaranya pada zona pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia di bagian barat Provinsi Lampung, selatan Banten hingga selatan Jawa Barat.

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3 hingga 5 skla richter dominan terjadi selama periode 6 sampai 12 November. Frekuensinya mencapai 50 persen atau 11 kejadian, lalu di bawah 3 skala richter sebanyak 45 persen atau 10 kejadian dan di atas 5 skala richter sebesar 5 persen atau 1 kejadian.

"Berdasarkan kedalamannya, gempa bumi pada periode tersebut didominasi oleh gempa bumi dangkal atau di bawah 60 kilometer sebesar 82 persen atau 18 kejadian. Kedalaman menengah atau 60 hingga 300 kilometer 18 kejadian dan tidak ada gempa bumi di kedalaman lebih dari 300 kilometer," tuturnya. (dewa)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook