Cilegon Zona Merah Korona, Warga di Pasar Kranggot Cuek Tak Pakai Masker

Redaksi   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 17 November 2020 - 17:30:03 WIB   |  dibaca: 304 kali
Cilegon Zona Merah Korona, Warga di Pasar Kranggot Cuek Tak Pakai Masker

CILEGON, BANTEN RAYA - Warga Cilegon tampak santai menyikapi perubahan status korona Kota Cilegon menjadi zona merah. Hal itu tampak dari banyak warga yang mengabaikan protokol kesehatan, salah satunya dengan tidak memakai masker. 

Pantauan Banten Raya, Selasa (17/11) di Pasar Kranggot, masih banyak pedagang dan pembeli yang terlihat tidak pakai masker. Selain itu, fasilitas cuci tangan juga sangat minim. Hanya ada empat tempat cuci tangan yang ada di Pasar Baru Kranggot. Bahkan, kondisi tempat cuci tangan ada yang tidak ada sabunnya serta keran air yang rusak.

Salah satu pedagang di Pasar Baru Kranggot Cilegon Aris mengatakan, Ia tidak terlalu khawatir dengan virus korona yang ada. Ia tampak santai tak memakai masker

. "Ya Alhamdulillah sampai saat ini sehat-sehat aja. Kalau pakai masker engap," kata pedagang kelapa ini. 

Aris menuturkan, meski Cilegon kembali menjadi zona merah, Ia berharap tidak ada pembatasan aktivitas yang berlebihan. Ia tetap ingin mencari nafkah untuk kebutuhan hidup sehari-hari. 

"Mudah-mudahan sehat-sehat aja, tetap bisa berdagang. Kayak percaya engga percaya sama korona ini," tuturnya singkat.  

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon Bayu Panatagama menuturkan, kesadaran masyarakat di pasar terhadap protokol kesehatan mulai menurun. Saat ini, banyak masyarakat tidak memakai masker. 

"Kalau kesadaran pedagang dan pembeli untuk memakai masker memang menurun. Tapi, kita di pasar selalu mengingatkan kepada mereka," katanya ditemui saat meninjau Pasar Baru Kranggot, siang tadi.


Kepala Tata Usaha (TU) Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pasar Baru Kranggot Cilegon Yudhi Indrayana menambahkan, di Pasar Baru Kranggot ada sekitar 6.000 pedagang. Pihaknya telah menempatkan empat penampungan air untuk cuci tangan. 

"Kita sudah sediakan tempat cuci tangan, tetapi karena anggaran terbatas saat ini baru empat untuk Pasar Kranggot," ungkapnya.  (gillang)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook