DPRD Minta Pemprov Jangan Lupa Bangun Desa

Redaksi   |   Metro Serang  |   Jumat, 20 November 2020 - 10:56:05 WIB   |  dibaca: 89 kali
DPRD Minta Pemprov Jangan Lupa Bangun Desa

SERANG, BANTEN RAYA - Komisi V DPRD Provinsi Banten meminta Pemprov Banten bisa fokus untuk membangun desa. Sebab, saat ini masih terdapat desa yang tertinggal dan sangat tertinggal di Banten. Terlebih, tingkat kesejahteraan desa menjadi salah satu indikator kemajuan sebuah provinsi. 

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten M Nizar mengatakan, dalam beberapa kesempatan pihaknya bersama Pemprov Banten telah sepakat untuk fokus pada pembangunan desa. Oleh karenannya, sudah saatnya hal itu direalisasikan secara konkret. 

"Perlu kami sampaikan juga kepada TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) fokus merancang anggaran untuk tahun berikutnya, untuk pembangunan desa ini. Meminta juga kepada gubernur fokus menjadi bagian membangun desa," ujarnya, Jumat (20/11). 

Politikus Gerindra itu mengapresiasi, Pemprov Banten telah mengalokasi bantuan keuangan kepada pemerintah desa senilai Rp61,9 miliar pada 2021 mendatang. Meski demikian, jika melihat nilai satuan setiap desa hanya mendapat bantuan Rp50 juta.  

"Kalau kita lihat kuantitasnya besar tapi kalau kita lihat satuannya kecil. Satu desa Rp50 juta, buat apa sih untuk Rp50 juta? Tetapi paling tidak itu sudah menjadi itikad baik dari pemprov untuk arah ke pembangunan desa," katanya. 

Ia menegaskan, meski bantuan untuk desa masih terbatas namun organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Banten harus bisa bersinergi. Menurutnya, untuk membangun desa butuh kebersamaan. Tidak bisa hanya mengandalkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) semata. 

"Yang paling penting adalah sinergisitas, bagaimana membangun desa dan melibatkan seluruh OPD yang terkait yang bisa me-support terhadap pembangunan desa itu," ungkapnya. 

Pembangunan desa, kata dia, tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, kesejahteraan di desa menjadi salah stasu indikator kemajuan sebuah provinsi.  

"Harus kita tingkatkan statusnya bagaimana menjadi desa yang tidak tertinggal lagi, menjadi desa maju dan yang paling top adalah menjadi desa mandiri. Ketika desa ini terbangun maka Banten juga akan menjadi lebih baik," tuturnya. 

Seperti diketahui, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) merilis sebanyak 310 desa di Banten masih bersatus tertinggal dan sangat tertinggal. Desa tersebut tersebar di tiga daerah yaitu Kabupaten Serang, Lebak dan Pandeglang. Status desa tersebut tercantum dalam Keputusan Direktur (Dirjen) Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Nomor 303 Tahun 2020. (dewa)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook