Peran KPP Dalam Pengurangan Kawasan Kumuh Berkelanjutan

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 20 November 2020 - 14:08:07 WIB   |  dibaca: 103 kali
Peran KPP Dalam Pengurangan Kawasan Kumuh Berkelanjutan

KPP (Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat) merupakan wadah bagi para penerima manfaat untuk menjamin terpeliharanya sarana dan prasarana. Untuk pemeliharaan infrastruktur yang telah terbangun, perlu ditanamkan kesadaran kepada masyarakat bahwa pemeliharaan sarana dan prasarana harus dilakukan oleh semua warga.

Fenomena di lapangan pemeliharaan infrastruktur adalah suatu kegiatan yang sangat sulit dilaksanakan oleh masyarakat di desa dan masyarakat beranggapan bahwa pemeliharaan adalah urusan pemerintah. Dan pemerintah di level paling bawah atau pemerintah desa sendiri belum ada upaya yang kuat untuk membangun kesadaran terutama upaya untuk membiasakan masyarakat berswadaya secara rutin mengumpulkan dana untuk biaya pemeliharaan bila ada kerusakan yang membutuhkan material pengganti.

Oleh karena itu atas kesepakatan warga yang difasilitasi oleh pemerintah desa, LKM, dan tim fasilitator maka dibentuklah Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat (KPP) di semua lokasi Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) khususnya di Provinsi Banten.

Pendekatan ini untuk meletakkan dasar komitmen bagi masyarakat untuk terlibat dan bertanggung jawab dalam melaksanakan pemeliharaan atas bangunan seperti salah satunya di Kelurahan Cipete Kota Serang dan KPP Kelurahan Gaga Kota Tangerang Banten.

Pada tahun 2019 masyarakat di lingkungan Dahu RT 008 - RW 003 Kelurahan Cipete Kecamatan Curug membangun MCK (Mandi+Cuci+Kakus) dengan menggunakan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) KOTAKU. Warga sepakat membentuk KSM O&P yang diketuai oleh Rasim, sebagai bagian dari KPP Sejahtera tingkat Kelurahan yang menjadi penanggung jawab terhadap pemanfaatan dan pemeliharaannya. Di lingkungan Gaga meliputi RT 001 – RW 001 RT 003 – RW 007 Kelurahan Gaga Kecamatan Larangan membangun SAB (Sarana Air Bersih), Saluran Air (Uditch) dan jalan Paving Block dengan menggunakan Bantuan Pemerintah Untuk Masyarakat (BPM) KOTAKU.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan pemanfataan (operasional) kegiatan tersebut masyarakat setempat, sepakat untuk terus merawat sarana infrastruktur tersebut dengan sumber dana Swadaya (gotong royong), agar durasi pemanfaatan diharapkan bisa lebih lama.(ADV)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook