Bakar Ban dan Baliho saat Aksi, Polisi Amankan Dua Pemuda

Redaksi   |   Metro Serang  |   Jumat, 20 November 2020 - 18:49:37 WIB   |  dibaca: 107 kali
Bakar Ban dan Baliho saat Aksi, Polisi Amankan Dua Pemuda

SERANG, BANTEN RAYA - Dua pemuda yang belum diketahui identitasnya diamankan aparat Polres Serang Kota. Gara-garanya, kawanan pemuda itu membakar ban dan baliho saat Aliansi Masyarakat Banten Bersatu (Aman Bersatu) yang terdiri dari Lapbas, GP Anshor Banser, dan Peguron Jalak Banten Nusantara menggelar aksi penolakan kedatangan Habib Rizieq Shihab ke Banten di Alun-alun Barat, Kota Serang, Jumat (201/11). 

Pantauan Banten Raya di lokasi, kawanan pemuda yang tidak diketahui kedatangannya tiba-tiba membakar ban dan baliho saat massa Aman Bersatu menggelar deklarasi. Mulanya aparat polisi sempat menegur kawanan pemuda itu. Namun bukannya menjawab, malah kawanan pemuda itu mencoba kabur melewati pagar Alun-alun Barat. Untung dua pemuda berhasil diamankan, sementara pemuda lainnya berhasil melarikan diri dari kejaran polisi. Kemudian kedua pemuda dibawa ke kantor Polres Serang Kota.

Kabagops Polres Serang Kota AKP Yudha Hermawan mengatakan, dua pemuda yang diamankan itu karena membakar ban dan baliho, sehingga mengganggu konsentrasi massa Aman Bersatu yang sedang menyampaikan orasi.

"Sehingga tadi supaya tidak memprovokasi yang lain. Alhamdulillah para massa aksi bisa memahami untuk tidak terpancing. Ini sedang didalami apa motifnya apa maksud dan tujuannya," ujar Yudha, kepada awak pers, usai acara deklarasi.

Ia menjelaskan, diamankannya dua pemuda itu karena para pemuda itu masuk ke dalam Alun-alun secara tiba-tiba membakar ban dan baliho. 

"Karena kalau dari massa mereka sendiri tidak ada yang membawa ban atau ada aksi bakar-bakaran," katanya.

Menurut Yudha, massa Aman Bersatu murni untuk menyampaikan deklarasi dan orasi secara damai. Maka diamankan supaya itu tadi yang bersangkutan aman bisa dikonfirmasi tidak memprovokasi atau ada akibat hukum yang lain.

"Nantinya polisi akan melakukan penyelidiki dimintai keterangan supaya nanti jelas tidak ada persepsi lain tidak ada tendensi lain atau maksud lain," terang Yudha.

Ia menyatakan bahwa dua pemuda itu bukan 
bagian dari kelompok Aman Bersatu. 

"Bukan dari aksi. Kalau dari aksi ini dari GP Ansor, Lapbas, dan Jalak Banten. Itu jelas atributnya, pakaiannya jelas. Saya pun sudah berikan imbauan kepada mereka untuk menyampaikan aspirasi dengan santun dan baik," kata Yudha. (harir)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook