Doooor, Dua Pelaku Curanmor Ditembak Polisi karena Melawan Saat Ditangkap

Redaksi   |   Hukum  |   Jumat, 20 November 2020 - 18:50:23 WIB   |  dibaca: 125 kali
Doooor, Dua Pelaku Curanmor Ditembak Polisi karena Melawan Saat Ditangkap

MASUK PENJARA: Para pelaku curanmor ditangkap oleh Jajaran Polres Serang.

SERANG, BANTENRAYA - Satuan Reskrim Polres Serang berhasil mengamankan lima pelaku pencurian sepeda motor. Dari ketiga pelaku, dua di antaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melakukan perlawanan.

Ketiga pelaku curanmor yaitu SDI (21), warga Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok, Kota Serang. RS (28), warga Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Lampung Timur dan AJ (19) warga Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Kemudian MUS (29) warga Kaligandu, Kota Serang dan SU (54) warga Tanggamus, Lampung.

Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan terbongkarnya kasus curanmor di wilayah hukumnya bermula dari penangkapan SDI dan RS pada Kamis (19/11) malam di parkiran mini market di Jalan Raya Serang - Cilegon, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

"Tim yang sedang patroli mencurigai keduanya. Saat didatangi keduanya malah melarikan diri. Ketika keduanya ditangkap dan dilakukan pemeriksaan kita temukan kunci letter T," katanya kepada Banten Raya, Jumat (20/11).

Mariyono menambahkan keduanya kemudian digelandang ke Mapolres Serang. Keduanya kerap beraksi di wilayah Kabupaten Serang dan Kota Serang, di antaranya di parkiran Salon Ranie Jalan Ki Ajurum, Kecamatan Cipocok Jaya dan parkiran toko sembako di Jalan Tb Suwandi, Kecamatan Serang pada Kamis (19/11).

"Pengakuan keduanya sudah 7 kali mencuri di hari Kamis itu. Mereka juga mengaku dibantu pelaku lainnya berinisial AJ," tambahnya.

Mariyono mengungkapkan, dari keterangan itu SDI dan RS diminta untuk menunjukkan tempat persembunyian AJ. Pada saat menangkap AJ, kedua tersangka berusaha melarikan diri. 

"Karena tidak mengindahkan tembakan peringatan, Tim Resmob terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur," ungkapnya.

Mariyono menegaskan dari hasil pengembangan, ketiga tersangka mengakui motor-motor hasil kejahatan diserahkan kepada MUS dan SU untuk disimpan di tempat penitipan motor. Dari keterangan para pelaku, Tim Resmob langsung bergerak dan berhasil mengamankan kedua tersangka di rumahnya masing-masing.

"Dalam pengungkapan ini kami berhasil mengamankan 6 unit motor matic, di antaranya 4 unit Honda Beat, 1 unit Honda Vario dan 1 unit Honda Scoopy, 3 buah mata kunci T, 1 buah gagang kunci letter T dan 1 buah magnet pembuka tutup kontak," tegasnya.
    
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Serang AKP Arief N Yusuf mengatakan, peran dari tersangka MUS yaitu menerima motor hasil curian dari ketiga pelaku untuk disimpan di tempat penitipan motor di wilayah Cilegon Timur. 

"Setelah terkumpul, peran tersangka SU membawa motor-motor curian tersebut ke daerah Lampung untuk dijual ke penadah," katanya.

Arif menambahkan, sindikat curanmor ini sudah mempunyai tugas masing-masing, mulai dari pelaku di lapangan hingga pengiriman ke luar daerah. 

"Karena TKP banyak di Kota Serang kami secepatnya melimpahkan ke penyidik Satreskrim Polres Serang Kota," tambahnya. (darjat)

 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook