Sekolah di Cikeusal yang Terdampak Tol Serpan Mulai Dibangun

Redaksi   |   Serang Raya  |   Jumat, 20 November 2020 - 19:52:42 WIB   |  dibaca: 108 kali
Sekolah di Cikeusal yang Terdampak Tol Serpan Mulai Dibangun

RAPAT KOORDINASI: Pjs Bupati Serang Ade Ariyanto memimpin rakor penetapan lokasi SDN Cipete, Kragilan, Jumat (20/11).

SERANG, BANTEN RAYA- Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Serang Ade Ariyanto memastikan tiga bangunan sekolah dasar (SD) yang terdampak pembangunan tol Serang-Panimbang (Serpan) di Desa Cikeusal sudah mulai dibangun. Sedangkan, untuk satu sekolah yakni SDN Cipete di Kecamatan Kragilan baru dilakukan penetapan lokasi.

Tiga sekolah yang sudah mulai dibangun yaitu SD Inpres Cikeusal, SDN Seba, dan SDN Cilayangguha.
 "Tiga SD di Kecamatan Cikeusal sudah berjalan (proses pembangunannya). Yang satu lagi di Kecamatan Kragilan hari ini sudah dibuat berita acara penetapan lokasinya," kata Ade usai rapat koordinasi (Rakor) di pendopo bupati Serang, Jumat (20/11).

Ia menjelaskan, rakor penandatanganan berita acara penetapan lokasi pengganti untuk SDN Cipete tersebut sebagai tindak lanjut dari survei lokasi yang dilakukan awal bulan lalu. 
"Dari enam lokasi yang kami survei untuk SDN Cipete sudah kami ambil kesimpulan lokasinya di Kampung Bunar, Desa Sukajadi. Itu hasil pertimbangan camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat," ujarnya.

Adapun untuk lokasi yang baru tersebut, Ade menuturkan, lokasinya sangat strategis karena dekat dengan pemukiman warga, hanya saja belum ada akses jalan masuk ke lokasi sekolahnya.
 "Nanti akan dibuatkan aksesnya sekalian difungsikan untuk akses masyarakat juga. Kita tidak pilih lahan yang lain karena tanahnya labil," tuturnya.

Ade berharap, empat sekolah yang sedang dalam proses pembangunan dan yang akan dibangun tersebut bisa digunakan untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM) paling lambat April 2020. 
"Berita acara sudah disepakati, adapun kelengkapan administrasi atau penlok sudah sambil berjalan saja pararel karena ini sudah akhir tahun," katanya.

Sementara itu, pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan lahan tol Serpan Temmy Saputra berharap, pembangunan SDN Cipete bisa dimulai paling lambat Desember bulan depan. 
"Sekarang legal standing sudah ada dan Desember harus sudah berjalan pembangunannya karena April 2021 sudah selesai. Kalau pembangunan cepat dua bulan juga selesai," kata Temmy. (tanjung/fikri)

 

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook