Kantongi 3 Besar Calon Sekda Kota Serang, Walikota: Hak Prerogratif Saya Pakai

Redaksi   |   Metro Serang  |   Jumat, 20 November 2020 - 23:45:41 WIB   |  dibaca: 764 kali
Kantongi 3 Besar Calon Sekda Kota Serang, Walikota: Hak Prerogratif Saya Pakai

SERANG, BANTEN RAYA - Panitia seleksi (Pansel) open bidding (seleksi terbuka) pengisian kekosongan jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang telah menetapkan tiga nama pejabat yang lolos tiga besar. Penetapan tiga besar ini melalui rapat pleno hasil seleksi terbuka, Jumat (20/11). Selanjutnya tiga pejabat itu akan disampaikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pada, Selasa (24/11) untuk meminta persetujuan.

Peringkat pertama diraih Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten Ahmad Syaukani, peringkat kedua diduduki Kepala Bappeda Kota Serang yang juga Penjabat Sekda Kota Serang Nanang Saefudin, dan disusul Kepala Dinsos Kota Serang Moch Poppy Nopriadi dirangking ketiga. Sementara Kepala Disparpora Kota Serang Yoyo Wicahyono menempati peringkat keempat, dan sedangkan mantan Sekda Kota Serang yang saat ini menjabat Staf Ahli Walikota (SAW) Bidang Pemerintah dan Politik Hukum Tb Urip Henus Surawardhana berada di juru kunci atau peringkat kelima. 

Meskipun Walikota Serang Syafrudin memiliki hak prerogatif untuk memilih satu pejabat terbaik yang akan mengisi kekosongan jabatan Sekda Kota Serang, namun ia mengaku akan meminta pendapat dari beberapa komponen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh partai politik, dan birokrasi. 

"Tetap hak prerogatif saya pakai, akan tetapi saya tidak ingin menanggung risiko sendiri. Saya ingin dari komponen masyarakat juga saya tanyakan, dari parpol juga akan saya minta pendapatnya, kemudian dari birokrasi juga saya harus minta pendapat," ujar Syafrudin, kepada Banten Raya, ditemui di ruang kerjanya, Setda lantai 2, Puspemkot Serang, Kota Serang, Jumat (20/11).

Ia menjelaskan, pertimbangan pihaknya meminta pendapat dari komponen masyarakat, karena tugas pokok fungsi (tupoksi) Sekda harus bisa bekerja membawahi seluruh OPD dan bisa bekerja untuk masyarakat. 

"Jadi dua kriteria ini yang harus kita pilih, sehingga mereka juga bekerja dengan sesuai dengan tupoksinya," ucap dia.

Setelah diplenokan tiga pejabat yang masuk tiga besar selanjutnya akan disampaikan kepada KASN, guna meminta persetujuan. 

"Jadi ini yang akan kami dilaporkan ke KASN, mungkin hari Senin atau Selasa akan kami laporkan. Kalau mendapatkan persetujuan dari KASN baru kita merencanakan ada pemilihan dari tiga besar itu nanti kita lihat," jelasnya. 

Ia menyebutkan, lima peserta itu semuanya telah mengantongi nilainya masing-masing. 

"Memang nilainya itu bersaing ketat hanya nol koma sekian. Perlu saya sampaikan ini hasil kerja pansel bukan hasil kerja Walikota," tegas dia. 

Menanggapi hal ini, Kepala Bappeda Kota Serang yang juga Penjabat Sekda Kota Serang Nanang Saefudin mengaku bersyukur karena terpilih masuk tiga besar. 

"Alhamdulillah memang proses tidak akan mengkhianti hasil. Secara pribadi, saya berjuang sekuat tenaga, saya tahu dari kelima peserta punya kans yang sama. Punya kelebihan dan kekurangan lah. Saya pertama bersyukur kepada Allah SWT, kepada pimpinan (walikota dan wakil walikota), rekan-rekan yang lain dan seluruh OPD," kata Nanang.

Bila sudah diumumkan tiga besar, secara aturan perundang-undangan hak prerogatif ada di walikota. Karena itu untuk menentukan satu pemenang, sepenuhnya ada di tangan walikota.

"Yang masuk tiga besar saya pikir itu adalah putra-putra terbaik. Jadi jangan direcoki pak walikotanya. Biarkan beliau, saya yakin beliau orang yang taat beragama, pasti melakukan minimal Istikharah. Memohon doa kepada Allah SWT," katanya. (harir)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook