KPU Siapkan Bilik Khusus Warga dengan Suhu Badan Tinggi

Redaksi   |   Metro Cilegon  |   Sabtu, 21 November 2020 - 12:28:24 WIB   |  dibaca: 175 kali
KPU Siapkan Bilik Khusus Warga dengan Suhu Badan Tinggi

CILEGON, BANTEN RAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 20 Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Sabtu (21/11). Dalam simulasi tersebut, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menyiapkan satu bilik suara khusus bagi warga yang setelah melakukan cek suhu badan diatas 37 derajat.

Kepala Divisi Pencalonan KPU Kota Cilegon Eli Jumaeli menjalaskan, selain bilik suara yang sudah disiapkan dalam TPS, KPU juga sudah menyiapkan bilik suara khusus untuk warga dengan suhu badan tinggi setelah dicek petugas.

"Nanti tersendiri, tidak bercampur dengan pemilih lainnya. Ada juga bilik khusus, tempat  yang sudah disiapkan KPPS di TPS," katanya kepada wartawan.

Nantinya, imbuh Eli, semua bentuk keperluan akan dilayani petugas KPPS, baik itu tandatangan kehadiran dan sarung tangan. Bahkan setelah  mencoblos surat suara juga akan dibantu dimasukan dalam kotak suara oleh petugas.

"Semua keperluan akan dilayani oleh petugas. Bahkan saat memasukkan surat suara juga," imbuhnya.

Adanya TPS khusus tersebut, papar Eli, untuk memastikan semua pemilih tetap aman, dan juga pemilih yang dengan suhu badan tinggi tetap terfasilitasi.

"Kami ingin memastikan semuanya aman, sehingga dipisahkan dengan tempat yang berbeda, semuanya kami pastikan aman," imbuhnya.

Sementara itu, Nurlelah salah satu pemilih di TPS 20, menyatakan, kendati protokol kesehatan (Prokes) sudah diterapkan dengan ketat. Namun, ia tetap memiliki rasa khawatir mencoblos ditengah pandemi covid - 19.

"Kalau khawatir tetap ada. Tapi semoga dengan berbagai persiapan yang dilakukan dan petugas tidak lengah atau kendor penerapannya akan tetap aman," ungkapnya.

Nurlelah menambahkan, pemilihan ditengah pandemi juga sedikit ribet dengan berbagai aturan baru. Namun, tetap hal itu harus dilaksanakan.

"Agak repot memang tapi ini demi kebaikan bersama," imbuhnya. (uri)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook