Banten Tak Punya Slogan Daerah, Penggagas Forum Ekraf Nilai Miskin Kreativitas

Redaksi   |   Metro Serang  |   Sabtu, 21 November 2020 - 21:48:51 WIB   |  dibaca: 174 kali
Banten Tak Punya Slogan Daerah, Penggagas Forum Ekraf Nilai Miskin Kreativitas

SERANG, BANTEN RAYA - Tidak seperti daerah lain yang adaptif pada ekonomi kreatif, Provinsi Banten seperti tak peduli pada industri kreatif. Ini pula yang menyebabkan Banten yang sudah selama 20 tahun menjadi provinsi tidak memiliki slogan yang dikenal masyarakat dari daerah lain di Indonesia. 

Penggagas Forum Ekonomi Kreatif (Fekraf) Banten Andi Suhud Trisnahadi mengatakan, sampai saat ini tidak ada slogan atau jargon yang merujuk pada Banten yang dikenal luas oleh masyarakat di luar Provinsi Banten. Padahal, slogan yang merujuk pada daerah penting agar masyarakat di luar Banten langsung terkoneksi pikiran mereka ke Banten tatkala mendengar jargon tersebut. 

"Setahu saya belum ada slogan yang dibuat untuk Banten," kata Andi, Sabtu (21/11). 

Berkaca pada daerah lain yang lebih mengapresiasi ekonomi kreatif, pemerintah daerah menggunakan hasil-hasil ekonomi kreatif digunakan oleh pemda guna lebih mengenalkan daerah ke masyarakat luas di Indonesia. 

Bali, misalnya, memiliki slogan "every day is sunday". Solo memiliki moto "spirit of Java". Sementara Bandung mengapresiasi karya sastra Pidi Baiq dengan memajang salah satu quote di fasilitas umum yang mudah dilihat publik. 

Banten sendiri banyak memiliki penulis-penulis hebat bahkan namanya masyhur di tingkat nasional. Tetapi sampai saat ini belum ada satu pun quote mereka diapresiasi dengan memajangnya di ruang publik atau dijadikan identitas daerah. 

Andi mengatakan, seperti ada yang tidak nyambung antara dunia kreatif di Banten dengan pemerintah daerahnya. "Seperti ada gap," katanya. (tohir)

Profil Redaksi

Redaksi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook