Atut Diperiksa Kejati di Rutan

*Kasus Dugaan Korupsi Hibah dan Bansos

SERANG - Penyidikan kasus dugaan penyimpangan dana hibah dan bantuan sosial (bansos) Provinsi Banten pada 2011 dan 2012 terus didalami penyidik Kejati Banten. Senin (29/9) pagi kemarin, penyidik memeriksa Gubernur nonaktif Banten, Rt Atut Chosiyah yang berada di Rutan Pondok Bambu, Jakarta. Atut ditahan dalam kasus suap sengketa Pilkada Lebak.

Informasi yang diperoleh, Atut diperiksa oleh empat orang penyidik Kejati yang dipimpin Alex Sumarna. Koordinator tim penyidik Kejati Banten, Alex Sumarna saat dikonfirmasi membenarkan pemeriksaan terhadap Atut. "Ya (Atut diperiksa), ada empat penyidik yang melakukan pemeriksaan ke Rutan Pondok Bambu," kata Alex kepada wartawan. Alex menyatakan bahwa Atut diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penyimpangan dana hibah dan bantuan sosial Provinsi Banten pada 2011 lalu sebesar Rp 4,15 miliar, dan pada 2012 senilai Rp 3,5 miliar tersebut. "Pemeriksaan untuk dana bansos dan hibah," jelasnya.

Alex enggan membeberkan terkait pemeriksaan tersebut dengan alasan bagian dalam penyidikan dalam kasus yang telah menyeret tujuh tersangka tersebut. "Belum tahu, penyidik masih pemeriksaan, ini kan bagian dari penyidikan," tegasnya. Untuk diketahui, penyidik telah menahan enam tersangka. Mereka adalah pejabat Banten, calo dana hibah, dan penerima dana hibah. Keenam tersangka itu yakni mantan Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Provinsi Banten Zaenal Muttaqin, yang saat ini menjabat Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Ekonomi dan Keuangan.

Dudi Setiadi (orang dekat adik Gubernur Banten Atut, Chaeri Wardana), Asep Supriyadi (Ketua Yayasan Bina Insan Cipta), Sutan Amali (Bendahara Yayasan Bina Insan Cipta), Wahyu Hidayat (Kepala Sub-Bagian Kepegawaian Bagian Umum Sekretariat Dewan Banten), dan Yudianto M.S. Terakhir, sekretaris pribadi Atut, Siti Halimah yang telah ditetapkan sebagai tersangka ditahan. Zaenal Mutaqin ditahan di Rutan Pandeglang, sedangkan enam tersangka lainnya di tahan di Rutan Serang. (marjuki)

Beri komentar


Security code
Refresh