Rano Nilai Harga Sembako Stabil


*Pantau Pasar Badak Pandeglang


PANDEGLANG - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Banten Rano Karno didampingi Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi melakukan pemantauan harga-harga kebutuhan pokok ke Pasar Badak Pandeglang, Jumat(4/7). Rano menilai harga sembako saat ini relatif stabil.

Disela-sela pemantauan, Rano menyatakan, ada beberapa kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga, seperti ayam potong, daging sapi, minyak goreng dan telur ayam. Namun secara umum harga-harga relatif stabil. “Pemerintah Provinsi Banten akan terus memantau harga-harga di pasar-pasar wilayah Banten hingga Idul Fitri nanti. Tujuannya agar harga dapat terjaga  dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” jelasnya, kemarin.

Sebagai upaya antisipasi lonjakan harga, kata Rano Pemprov Banten akan melaksanakan operasi pasar di beberapa wilayah Provinsi Banten. “Program pasar terbang atau pasar berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lainnya akan kami lakukan sehingga ada jaminan pasokan barang di saat kebutuhan meningkat,” tandasnya.

Sebelum memantau harga, Rano juga mengunjungi Makam Gede Abuya Mukri di Kampung Karabohong Desa/Kecamatan Labuan. Terkait dengan kunjungannya ke Labuan, Rano menyatakan ingin melakukan napak tilas dan safari Ramadan. Katanya, kegiatan ini bagian dari silaturrahmi antara dirinya dengan keluarga keturunan Abuya Mukri. Selain itu Rano mengaku selama dua tahun di Banten dirinya belum terlalu banyak tahu lokasi-lokasi wisata ziarah di Banten khususnya di Pandeglang.

“Ini adalah ajang silaturrahmi kepada tokoh-tokoh di Pandeglang, dan saya juga mengunjungi lokasi wisata ziarah salah satunya Maqom Abuya Muqri, selain ke sini saya juga mengungjungi kegiatan pelatihan guru yang ada di salah satu hotel kawasan Carita,” katanya saat ditemui di lokasi Maqom Abuya Muqri. Hafid Hasan Mukri, salah seorang keturunan Gede Abuya Mukri mengatakan, kedatangan gubernur banten ke makam pendahlulunya merupakan sebuah kehormatan buat dirinya dan keluarganya. “Bukan pada persoalan kunjunganya, yang terpenting adalah saya dan warga di sini bisa bersilaturhami dengan beliau. Kahususnya kami dari keluarga Gede Abuya Mukrie,” katanya. (muhaemin/agus).



Beri komentar


Security code
Refresh