Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 208 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 260 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 226 | Komentar

Baca


29 Pasangan Ikut Nikah Massal

SERANG - Sebanyak 29 pasangan mengikuti nikah massal yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Serang dalam rangkaian peringatan HUT ke-487 Kabupaten Serang, Sabtu (28/9).
Ketua TP PKK Kabupaten Serang Ratna Dewi Taufik Nuriman mengatakan, kegiatan ditujukan untuk masyarakat yang kurang mampu, namun ingin menikah. "Kita tahun ini 29 pasangan saja. Tahun depan insya Allah bertambah. Sebenarnya banyak yang ingin ikut mendaftar, tapi mungkin malu," kata Ratna, Minggu (29/9).  Kegiatan nikah massal yang dipusatkan di halaman Pendopo Bupati Serang ini merupakan yang ketiga kalinya. Pertama kali diselenggarakan sekitar empat tahun yang lalu dengan jumlah peserta 10 pasang, kemudian bertambah menjadi 27 pasang, dan terakhir 29 pasang. "Kadang diseling setahun sekali oleh isbat nikah," katanya.

Ia mengaku bahagia melihat para pasangan bahagia. Meski bantuan yang diberikan tak seberapa, Ratna berharap kegiatan tersebut bisa membangun karakter masyarakat melalui keluarga yang sakinah. "Kita bekerjasama dengan Pemkab Serang. Kita berikan mas kawinnya, uang dandan pengantin. Walaupun sedikit, Alhamdulillah semua kebagian," katanya.

Sekretaris Panitia HUT ke-487 Kabupaten Serang Jazuli Mukri mengatakan, banyak pasangan yang mendaftar setelah pendaftaran ditutup. "Ini perwakilan kecamatan. Pendaftaran ditutup H-2 pernikahan. Ternyata kemarin masih banyak yang mendaftar," katanya.  Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan PKK tersebut sangat membantu pemerintah dalam rangka pembinaan keluarga atas dasar ikatan ajaran agama melalui lembaga pernikahan.  "Pelaksanaan pernikahan, baik dilakukan secara massal maupun individual, memiliki arti yang sangat penting bagi awal dimulainya tekad dalam pembinaan karakter, keunggulan jiwa dan keluhuran akhlak bagi para anggotanya. Pernikahan adalah cermin kejiwaan dari para pelakunya bahwa membangun hubungan antara laki-laki dan perempuan harus didasarkan pada nilai-nilai spiritual dan sosial. Dari sinilah kemudian terbentuk struktur sosial kecil dalam masyarakat yang disebut dengan keluarga," kata Bupati. 

Terbentuknya keluarga yang dibangun atas nilai-nilai agama tersebut, kata Bupati, akan dapat melahirkan generasi dan sumber daya manusia yang berkualitas. "Keluarga dijadikan sebagai rujukan dan semangat dalam membangun moralitas dari para anggotanya, sekaligus dijadikan basis bagi pengembangan sumber daya manusia yang memiliki ke unggulan yang dapat diandalkan," ujarnya. (fikri)

Comments  

 
0 #1 fanid munadi Rabu, 15-01-2014 | 10:33
positif
Quote
 

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir