Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 243 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 267 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 698 | Komentar

Baca


VCB Peduli Pendidikan


SERANG – Dalam rangka peresmian komunitas motor cros Viar, Xtrim Viar Community Banten (VCB) bersama PT Woolu Sarana Tehnik berkomitmen menyediakan sarana pendidikan berkualitas dan memadai.

Komitmen tersebut diwujudkan dalam bentuk pembangunan satu lokal ruang belajar dan pemasangan keramik satu ruang kelas bagi Madrasah Diniyah Nurul Yaqin di Kampung Kemeranggen, RW 07, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, pada Senin (7/12) lalu.

Ketua Umum Xtrime VCB Widoni Fedri mengungkapkan, melalui bantuan sarana belajar mengajar, siswa Madrasah Diniyah Nurul dapat belajar lebih kondusif dan nyaman dalam menuntut ilmu agama.
“Informasi dari kawan-kawan, sebelum Desember berakhir VCB akan kita kukuhkan, jadi sebelum pengukuhan ini kita adakan kegiatan ini (bakti sosial -red),” ujarnya kepada Banten Raya beberapa waktu lalu.

Widoni mengatakan, selain dilakukan oleh komunitasnya, kegiatan bakti sosial ini juga bisa dilakukan oleh komunitas-komunitas lain dalam membangun citra positif di tengah-tengah masyarakat.
“Mudah-mudahan kawan-kawan yang lain di lingkungan motor trail ini bisa seperti komunitas kita juga,” harapnya.

Saat ini, komunitas VCB dibawah komando Wakil Direktur Sabara Polda Banten ini sudah memiliki 25 anggota, yang berasal dari semua kalangan dan profesi.“Kita menerima, ayo yang mau bergabung di VCB. Cuma yang perlu kita sampaikan, inilah aktifitas kita seperti ini, kita olahraga tapi sambil mencari pahala dan dekat dengan masyarakat, ya terkadang kan kalau main motor cros lewat di kampung, kadang-kadang masyarakat menilai kita kesombongan dan keangkuhan, jadi kita dari VCB kita mau menghilangkan imej negatif di masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Woolu Sarana Tehnik Yanuar Alamsyah mengaku, penyediaan sarana belajar mengajar ini bagian dari kepedulian terhadap lingkungan sekitar atau corporate social responsibility (CSR).

“Tujuan dari kami Xtrime VCB dan PT Woolu Sarana Tehnik sebenarnya ingin lebih rasa memiliki Desa Kemeranggen ini. Dikarenakan kami meletakkan alamat untuk Sekretariat VCB ada di kelurahan ini, kemudian melihat kondisi kelurahan, bangunan madrasah cukup memprihatinkan, jadi visi dan misi VCB bahwa tidak hanya berolahraga motor cros, tapi juga kita harus memberikan dampak positif terhadap daerah-daerah ataupun desa-desa yang kita lalui,” ungkapnya.

Yanuar  menuturkan, untuk PT Woolu Sarana Tehnik dan VCB, penyaluran CSR atau bakti sosial ini merupakan yang pertama kali dilakukan.“Harapan kedepannya nanti bisa diadakan setiap tahun kita bisa melakukan sebuah kegiatan yang sama, dan tidak menutup kemungkinan untuk membuat beberapa kali (bakti sosial – red) dalam satu tahun,” harapnya.

Lurah Lurah Taman Baru Lutvi Maftuhi menambahkan, dengan bantuan tersebut, mewakili warganya, pihaknya sangat berterima kasih dan bisa digunakan dengan sebaik mungkin untuk kegiatan belajar mengajar para siswa dan guru.“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada PT Woolu Sarana Tehnik dan VCB, semoga ukhuwah (persaudaraan) tetap terjalin baik,” paparnya. (ismet)