Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 488 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 606 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 485 | Komentar

Baca


Pariwisata Banten Ingin Seperti Bali


SERANG- DPD Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten terus berupaya meningkatkan pariwisata Banten, salah satunya dengan mendorong visit Banten 2018. Upaya ini dilakukan agar dapat membuat pariwisata Banten seperti di Bali. "Mudah-mudahan kita bisa visit Banten 2018. Kita harus berani memulai, saya yakin bisa, karena di Banten sudah ada kalender even pariwisata. Masing-masing daerah punya khas kesenian dan budaya yang bisa dirangkum menjadi even pariwisata.

Kalau itu dikemas dan dikembangkan, saya yakin Banten bisa seperti Bali," ujar Ketua Umum DPD PHRI Banten Achmad Sari Alam saat halal bihalal PHRI Banten, di Hotel Puri Kayana Kota Serang, Selasa (25/7).
Achmad memaparkan alasan mengapa pariwisata di Bali maju dan menjadi tujuan wisata internasional.

Menurutnya, hal itu karena semua elemen masyarakat di Bali konsen dan terlibat dalam mengembangkan pariwisata. Sebab, kalau pariwisata di Bali terpuruk, maka ekonomi masyarakatnya juga akan ambruk.
"Waktu ada bom Bali, pariwisata di Bali susah. Tapi kemudian bangkit lagi, dan sekarang jadi tujuan wisata di mata internasional.

Obama (mantan presiden Amerika Barack Obama) saja datang ke Bali, karena Bali punya magnet tersendiri," katanya. Achmad optimistis pariwisata Banten juga bisa seperti Bali, asalkan seluruh elemen konsen. Pemerintah, pelaku usaha, dan elemen masyarakat harus kompak untuk mengembangkan pariwisata Banten. Apalagi, kondisi infrastruktur jalan di Banten pun sudah mulai membaik.

Hal itu akan mendukung tumbuhnya pariwisata di Banten. "Marketing atau promosi sudah dilakukan maksimal oleh pelaku usaha pawisata di Banten. Kami ingin pariwisata Banten bisa menyamai seperti Bali.
Diketahui, dalam halal bihalal ini dilakukan pula penandatanganan MoU kerjasama antara PHRI dan Akademi Pariwisata Indonesia (Akparindo) terkait bidang pariwisata.

Hadir dalam kegiatan itu DPD PHRI kabupaten/kota se-Banten, unsur muspida, dan Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati. Dalam sambutannya Eneng mengatakan, Pemprov Banten dibawah kepemimpinan Gubernur Wahidin Halim (WH) terus memaksimalkan upaya untuk meningkatkan pariwisata Banten.

Eneng mencontohkan salah satu bukti nyata keseriusan pemprov dalam pengembangan pariwisata adalah program revitalisasi (penataan) kawasan kesultanan Banten atau Banten Lama. "Gubernur sangat komitmen dan konsen untuk memajukan pariwisata. Dan kami dinas pariwisata selalu dihadirkan dalam pertemuan-pertemuan pembahasan pembangunan.

Karena, pariwisata penting dilibatkan baik dalam pembangunan infrastuktur, sosial dan lainnya," kata Eneng. "Maka kami harap kita terus dapat menjalin komunikasi dan koordinasi. Terus beri masukan dan kritik ke kami, kami akan terima karena kritik itu merupakan masukan untuk membangun," tambah Eneng. (rahmat)