Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 507 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 629 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 496 | Komentar

Baca


Kemenperin Gandeng AHM *Kembangkan Vokasi Industri di Sumatera


SERANG - PT Astra Honda Motor (AHM) kembali dipercaya Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk pengembangan Pilot Project SMK Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri di Sumatera Utara. Peluncuran pertama kali di luar pulau Jawa ini dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.  Kegiatan ini diselenggarakan di Kawasan Industri Medan (KIM) Tahap II, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (2/10).

Ketua Program Pendidikan Satu Hati PT AHM, Ahmad Muhibbuddin mengatakan, upaya meningkatkan kualitas SMK binaan Honda ini tidak hanya dalam bentuk bantuan untuk melengkapi kebutuhan tempat praktik para siswa, namun secara komprehensif juga melakukan penyelarasan kurikulum, penyediaan tempat praktik kerja industri (Prakerin) siswa, dan pengukuran kualitas SMK melalui supervisi dan kontesitas.

“Program link and match dunia industri dan dunia pendidikan ini sangat penting. Kami akan terus mendukung pemerintah menguatkan kompetensi generasi muda terutama di bidang teknik sepeda motor Honda,” ujar Muhibbuddin secara tertulis kepada Banten Raya.

Dalam program pengembangan pendidikan vokasi bersama Kemenperin di pulau Sumatera ini, AHM melakukan kerjasama dengan 6 SMK yang berada di wilayah provinsi Sumatera Utara. 0 Untuk mendukung program belajar mengajar di SMK Pilot Project, AHM memberikan bantuan 6 unit sepeda motor, 6 set Special Tools, dan Materi Ajar kepada 6 SMK binaan Honda ini.

Pemberian bantuan tersebut secara simbolis disampaikan oleh General Manager Human Resource Division AHM Lucas Prana Sunarja kepada salah satu kepala sekolah SMK tersebut.   Dengan kerjasama ini, AHM dan Kemenperin sudah memiliki 58 SMK Pilot Project berbasis kompetensi teknologi sepeda motor yang tersebar di DKI Jakarta, Banten, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat dan kini memasuki provinsi Sumatera Utara.

Pihaknya menuturkan, Upaya serius AHM untuk menjalankan program vokasi industri yang link & match antara dunia pendidikan dan dunia industri telah dimulai sejak tahun 2011 dengan membina 2 SMK di Sumatera Barat.

"Setelah berjalan 6 tahun kini SMK binaan AHM sudah mencapai 173 sekolah  yang tersebar di seluruh provinsi di Sumatera. Penyebaran tersebut mulai dari ujung pulau Sumatera yaitu Aceh memiliki 18 SMK, Riau memiliki 24 SMK, Kepulauan Riau memiliki 3 SMK, dan Sumatera Utara memiliki 48 SMK," ungkapnya.

Di Sumatera bagian tengah AHM memiliki 20 SMK di Sumatera Barat, Sumatera Selatan 12 SMK, Jambi 18 SMK, dan Bengkulu ada 7 SMK. 23 SMK tersisa tersebar di 2 Provinsi Sumatera, yaitu 20 SMK di Lampung dan 3 SMK di Bangka Belitung.

"Dalam mencapai SDM yang berkompetensi sesuai dengan tujuan dari program vokasi, AHM melakukan pelatihan kepada para guru produktif agar bisa mendistribusikan materi kepada para siswa yang sesuai dengan kebutuhan industri," terang Muhibbuddin.

Hingga kini, AHM sudah memiliki 659 SMK binaan yang  mengimplementasikan Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Astra Honda yang tersebar di 30 Provinsi di Indonesia. Dalam menjalankan program vokasi di SMK binaannya, AHM bekerjasama dengan Main Dealer Sepeda Motor Honda yang tersebar di Indonesia.

"Kami tidak hanya berhenti pada pemberian pelatihan kepada para guru. Ketika ada teknologi baru yang dimiliki AHM, kami selalu melatih para guru yang merupakan ujung tombak keberlangsungan program link & match ini," tutup Muhibbuddin yang juga menjabat Deputy Head of Corporate Communication AHM. (ismet)