Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 507 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 629 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 496 | Komentar

Baca


2018, Pemprov Tambah Modal Jamkrida Banten


SERANG - Pemrov Banten memastikan akan menambah modal usaha PT Pen­jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Ban­ten pada tahun 2018 mendatang.

Hal ini diungkapkan Gubernur Banten Wahidin Halim usai penyerahan hadiah ke­pada para pemenang turnamen bu­lutangkis piala Gubernur Banten yang digelar Jamkrida Banten, di Gor Alun-alun, Kota Serang, Senin (2/9) malam kemarin.

“Modalnya akan kita tambah, asal ma­na­jemennya sehat,” kata Wahidin Ha­lim didampingi Direktur Utama PT Jamkrida Banten Hendra Indra Rach­man. Pria yang akrab dipanggil WH ini mengatakan, kendati Pemprov Banten akan menambah modal Jamkrida Ban­ten, pihaknya tidak  menyebutkan be­rapa besaran yang akan di kucurkan ke­pada anak usaha dari PT Banten Global Development (BGD) tersebut.

“Akan kita anggarkan dulu dan harus ada duitnya. Tapi Pasti akan kita Bantu (permodalnya-red),” ungkap mantan Walikota Tangerang periode 2003-2013 tersebut. Mendengar kabar baik tersebut, Di­rektur Jamkrida Banten Ahmad Rohendi menyambut baik dan mengapresiasi langkah Gubernur Banten memperkuat bisnis penjaminan Jamkrida Banten.

“Syukur Alhamdulillah, tentu ini sesuai harapan kami. Karena memang kon­disi kita memerlukan tambahan mo­dal. Supaya bisa lebih meningkatkan kapasitas penjaminan yang telah ada,” kata Ahmad Rohendi.
Sebab menurut Rohendi, modal yang di­miliki Jamkrida Banten saat ini hanya Rp56,5 miliar atau masih kalah jauh dengan perusahaan penjaminan lain­nya.

Lanjut Rohendi, agar kapasitas penjaminanan yang dilakukan Jam­krida Banten lebih progresif, maka modal yang dibutuhkan oleh per­usahaan penjaminannya sebesar Rp150 miliar. “Karena saat ini juga, kapasitas pen­jaminan kita akan segera habis apabila tidak ditambah modal oleh pemegang saham.

Jadi, dengan kabar baik begini, kita dapat memenuhi sesuai dengan rencana kerja kita. Karena memang direncana kerja kita pada Tahun 2017-2020 itu, kita mengasumsikan akan adanya penambahan modal. Jika itu bisa terlaksana, tentu rencana-rencana kita akan lebih progresif dari sisi pen­capain target,” harap Rohendi.

Seperti diberitakan sebelumnya, jika dibandingkan dengan perusahaan penjaminan lain seperti Jamkrida Jawa Barat, modal yang dimiliki Jamkrida Banten masih terpaut jauh. Sebab, modal yang dimiliki Jamkrida Jabar sebesar Rp145 miliar atau tiga kali lipat lebih besari dari modal yang dimiliki Jamkrida Banten.

“Modal kita dibanding dengan per­usahaan penjaminan lain masih diba­wah. Jadi memang harus ditambah,” kata Direktur Utama Jamkrida Banten Hen­dra Indra Rachman. (ismet)