Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 38 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 105 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 79 | Komentar

Baca


Inflasi Oktober Cuma 0,01 Persen


SERANG – Bank Indonesi mencatat, inflasi indeks harga konsumen (IHK) pada Oktober 2017 tetap terkendali sehingga mendukung pencapaian sasaran inflasi 2017 sebesar 4,0±1% (yoy).“Inflasi IHK pada Oktober 2017 tercatat rendah sebesar 0,01% (mtm) atau 3,58% (yoy), melambat dibandingkan bulan lalu (0,13%, mtm) dan jauh lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata inflasi Oktober tiga tahun terakhir sebesar 0,18% (mtm),” kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman, kemarin.

Berdasarkan komponen, rendahnya inflasi bulan ini terutama dipengaruhi oleh deflasi kelompok volatile food dan kelompok administered prices. Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK sampai dengan bulan Oktober tercatat sebesar 2,67% (ytd).

Kelompok volatile food tercatat deflasi sebesar 0,53% (mtm), melanjutkan deflasi bulan lalu sebesar 0,67% (mtm). Deflasi terutama bersumber dari komoditas daging ayam ras, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras dan cabai rawit. Secara tahunan, inflasi volatile food tercatat rendah, yaitu 0,19% (yoy).

Kelompok administered prices juga tercatat deflasi sebesar 0,01% (mtm) melambat dibandingkan dengan bulan lalu yang inflasi sebesar 0,15% (mtm). Deflasi administered prices terutama disumbang oleh menurunnya tarif angkutan udara. Secara tahunan, inflasi administered pricesmencapai sebesar 8,68% (yoy).

Inflasi inti tercatat sebesar 0,17% (mtm), menurun dibandingkan dengan bulan lalu sebesar 0,35% (mtm). Inflasi dalam kelompok ini terutama disumbang oleh uang kuliah akademi/perguruan tinggi, mie dan nasi dengan lauk. Secara tahunan, inflasi inti tercatat rendah, yaitu 3,07% (yoy).

“Ke depan, inflasi diperkirakan akan tetap terkendali pada level yang rendah dalam kisaran sasaran yang ditetapkan. Koordinasi kebijakan antara Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah, dan Bank Indonesia akan terus diperkuat dalam pengendalian inflasi,” tutup Agusman. (ismet)