Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


BPJS Ketenagakerjaan Banten Makin Agresif


SERANG - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Banten makin agresif memberikan perlindungan bagi tenaga kerja (TK) melalui program jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), jaminan hari tua (JHT) dan jaminan pensiuan (JP).

Hingga kini jumlah peserta yang dilindungi sudah tembus diangka 1,2 juta tenaga kerja  dari 2,7 juta potensi tenaga kerja.Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten Teguh Purwanto mengatakan, hingga akhir Tahun 2017 ini BPJS Ketenagakerjaan menargetkan dapat melidungi pekerja sebanyak 1,2-1,3 juta tenaga kerja.

“Harapan kita sampai akhir tahun ini kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bertambah menjadi 1,2 juta sampai dengan 1,3 juta tenaga kerja,” kata Teguh Purwanto kepada Banten Raya saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan Jenderal Ahmad Yani, nomor 102, Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Rabu (8/11).

Pria yang akrab dipanggil Teguh ini mengatakan, target sebanyak itu cukup realistis. Mengingat potensi pekerja di Banten cukup besar.“Salah satu strategi yang akan kami lakukan dalam waktu dekat kami akan menggandeng tiga konfederasi serikat pekerja di Banten yang mempunyai banyak ribuan anggota,” kata pria kelahiran Jakarta, 12 Juli 1968 ini.“Untuk BPU kita sedang mengejar pertumbuhan dari internal. Sebab kita sudah punya MoU dengan tiga serikta pekerja di Banten dan ini baru dilakukan hanya di Banten,” sambung teguh.

Teguh menyebutkan, ketiga serikat pekerja tersebut yakni, Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI).

Ketiga serikat pekerja tersebut nantinya akan menjadi agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Agen Perisai) yang dapat mendorong pekerja lain dapat terlindungi program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan).

“Yang akan segera dijalankan) dalam waktu dekat ini yakni dengan KSBSI dahulu. Serikat pekerja itu nantinya akan menjadi Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan. Misalnya satu serikat pekerja di Banten punya 110 ribu anggota. Asumsinya yang sudah menikah 100 ribu anggota. Dari jumlah itu nanti kita kami akan memberikan imbalan kalau mereka bisa memasukan peserta melalui konsep ini (Agen Perisai),” katanya.