Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 26 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 94 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


2020, Telkom Canangkan 10 Juta Pelanggan


SERANG - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) menargetkan peningkatan jumlah pelanggan untuk layanan produk IndiHome tembus diangka 10 juta pada tahun 2020.

Hal ini diungkapkan General Manager Telkom Witel Banten Muskab Muzakkar pada even IndiHome Customer Gathering dan Community di Aston Anyer Beach Hotel, Kamis (7/12)."Saat ini pelanggan Telkom di Banten sebanyak 40 ribu pelanggan. Secara nasional saat ini pelanggan kita ada 2,7 juta. Tahun depan (2018) kita canangkan pelanggan kita 5,2 juta pelanggan dan tahun 2020 sudah 10 juta pelanggan," ungkap Muskab Muzakkar saat menyampaikan sambutan di hadapan para pelanggan dan sejumlah komunitas di Banten.

Layanan IndiHome merupakan produk unggulan dari PT Telkom yang menggunakan teknologi fiber optik untuk layanan internet fiber, telepon rumah (fixed phone), dan TV interaktif (UseeTV).Muskab mengatakan, pencapaian target pelanggan IndiHome itu, kata dia, didukung dengan sudah adanya sambungan fiber optik yang cukup untuk menjangkau berbagai penjuruh tanah air termasuk di Banten.
"Bahkan panjang fiber optik Telkom saat ini sejauh 80 juta kilometer atau sama dengan empat keliling dunia dan kami bangga karena Telkom menjadi agen pembangunan di Indonesia," terang Muskab.

Masih kata Muskab, pencanangan target 10 juta pelanggan, juga tidak terlepas dari upaya Telkom dalam mengejar ketertinggalan penetrasi layanan broadband dalam negeri dari negara-negara di Asia Tenggara."Makanya ini bagaimana upaya Telkom Indonesia dalam mengejar ketertinggalan penetrasi broadband di Indonesia. Karena saat ini kita masih kalah dari Vietnam," terang Muskab.

Muskab menjelaskan, untuk di Banten jangkauan layanan IndiHome saat ini sudah menjangkau daerah pelosok dan pedalaman Baduy Luar, Ciboleger, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak
"Kalau bapak/ibu datang ke Baduy, di depan etalase saat masuk Baduy itu kami sudah menggelar fiber optik (wifi corner). Kemudian untuk daerah terujungnya Banten di Bayah sana itu juga sudah kita gelar teknologi fiber optik. Maka disana juga sudah kita pasang fasilitas wifi corner dengan kecepatan 100 mbps," katanya.

"Untuk di Banten jumlah wifi corner kita, yang mulanya hanya dua titik, sekarang sudah 40 titik. Ini semua kita persembahkan dan kami dedikasikan semata-mata untuk masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Banten," sambung Muskab.

Menurut Muskab, Telkom sendiri punya dua peran penting dalam mengawal kemajuan bangsa dan negara. Pertama, sebagai agen pembangunan dan keduanya sebagai agen pendorong penetrasi layanan broadband di Indonesia.

"Karena Telkom sebagai perusahaan BUMN milik bangsa Indonesia punya dua fungsi. Pertama sebagai agen pembangunan, seperti yang sudah saya ungkapkan, bahwa Telkom membangun itu dimana-mana, tanpa harus melihat apakah itu daerah terpencil maupun daerah sebagainya (daerah maju), kita hadir disitu.

Beda dengan operator lain yang pilih-pilih. Yang kedua, kita juga harus tumbuh dan berkembang. Sebab, perlu saya sampaikan kepada bapak/ibu (pelanggan) Telkom merupakan dua perusahaan terbesar di Indonesia yang memberikan sumbangsih kepada NKRI. Salah satunya melalui layanan produk Indihome," kata Muskab.

Sementara itu Executive Vice President Telkom Regional Jabotabek Teuku Muda Nanta mengatakan, khusus Witel Banten, pihaknya menargetkan dapat menambah 40 ribu pelanggan baru IndiHome pada 2018 mendatang.

"Saat ini pelanggan IndiHome sudah 2,7 juta pelanggan se Indonesia hanya dalam waktu tiga tahun. Ini semua berkat dukungan dan kesetiaan para pelanggan. Khusus Witel Banten alhmadulillah kita sudah punya 40 ribu pelanggan. Tahun depan kita berharap dapat bertambah menjadi 80 ribu pelanggan IndiHome,"  kata Teuku Muda Nanta.

Nanta mengatakan, peningkatan jumlah pelanggan tersebut seiring tingginya pembangunan di Banten. "Tahun depan target kita tambah dua kali lipat. Karena Banten termasuk daerah yang banyak  pembangunan dan cakupan wilayahnya pun cukup luas. Jadi pembangunan fiber optiknya pun terus ditambah. Baik di Serang, Rangkasbitung, dan Pandeglang,"  katanya. (ismet)