Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 26 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 94 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Perkuat Asuransi Kredit, Bank Banten Gandeng Askrindo


JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) kembali melebarkan sayap kerja sama dengan menggandeng PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Persero.

Kerja sama antara Bank Banten dengan PT Askrindo (Persero) diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai Asuransi Kredit di Graha Askrindo, Kemayoran, Jakarta (21/12).

Acara penandatanganan PKS ini dihadiri oleh Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa beserta jajaran Direksi Bank Banten, dan Direktur Operasional Komersial PT Askrindo (Persero) Dwi Agus Sumarsono beserta jajaran Direksi PT Askrindo (Persero).

“Bank Banten dan PT Askrindo (Persero) bermaksud untuk meningkatkan kerja sama antara kedua belah pihak dengan melaksanakan kerja sama yang meliputi penutupan asuransi umum, asuransi kredit konstruksi serta pengadaan barang dan jasa, asuransi kredit konsumtif, asuransi kredit produktif, dan kontra bank garansi,” tutur Fahmi.

Salah satu sasaran dalam kerja sama ini adalah penanggungan risiko aset-aset milik Bank Banten, serta agunan kredit milik para debitur. “Penandatanganan PKS ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan keamanan aset Bank Banten, juga dilakukan untuk mengurangi risiko Bank Banten selaku kreditur.

Selain itu, kami pun melakukan kerja sama tentang asuransi kredit konsumtif, dimana kredit ini cukup potensial dengan debitur meliputi para Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Hukum Milik Negara (BHMN), anggota TNI/Polri, maupun pegawai perusahaan swasta yang berstatus pegawai tetap,” jelas Fahmi.

“Sementara itu, perjanjian kerjasama tentang kontra bank garansi dilakukan guna mengambil alih risiko yang kemungkinan timbul atas penerbitan bank garansi yang digunakan untuk menjamin proyek-proyek yang dibiayai dengan dana APBN, APBD, BUMN, BUMD, BHMN, Joint Venture dan Perusahaan Swasta Nasional di seluruh wilayah Indonesia,” tambah Fahmi.

Kinerja keuangan Bank Banten posisi triwulan III tahun 2017 menunjukan perubahan yang positif. Peningkatan Total aset perusahaan menjadi sebesar Rp7,04 triliun, meningkat sebesar 43,4% secara year on year yang diperoleh dari peningkatan realisasi penyaluran kredit. Peningkatan Kredit Yang Diberikan menjadi sebesar Rp4,54 triliun meningkat sebesar 42,4% secara year on year yang dihasilkan dari pengembangan bisnis baru yaitu kredit konsumer dan kredit komersial.

Peningkatan dana pihak ketiga (DPK) menjadi sebesar Rp5,74 triliun meningkat sebesar 51,7% secara year on year yang dikuti dengan perbaikan komposisi CASA. PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Persero merupakan salah BUMN yang bergerak di bidang usaha asuransi kredit sejak tahun 1971. Askrindo (Persero) sendiri memiliki 13 produk dan sudah dipasarkan melalui sistem online yang terintegrasi dengan Bank Usaha Milik Negara (BUMN) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD). (ismet)