Crime News

Pria Homo Tewas Telanjang di Kontrakan

News image

CILEGON - U (40), warga Cianjur ditemukan tewas tak berbusana ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 19 Januari 2017 | Klik: 42 | Komentar

Baca

Sadis, Siswi SMP Dibacok Begal Motor

News image

SERANG - Aksi pembegalan menimpa Hani Wulan Sapir (16), siswi ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 18 Januari 2017 | Klik: 245 | Komentar

Baca

Kepergok Mesum, Jadi Korban Perkosaan

News image

TANGSEL - Taman biasanya menjadi tempat berwisata, tempat melepaskan jenuh ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 11 Januari 2017 | Klik: 223 | Komentar

Baca


Kesadaran Nelayan Ikut Asuransi Rendah


SERANG
- Kesadaran nelayan untuk ikut asuransi dianggap masih rendah. Dari ribuan nelayan yang ada di Kota Serang, baru sekitar 423 yang terdaftar di asuransi.

Kepala Seksi Sumber Daya Kelautan Bidang Perikanan Dinas Pertanian Kota Serang Mustari mengatakan, nelayan yang terdaftar asuransi untuk pendaftaran pertama digratiskan. Namun, lanjutnya, yang mendaftar hanya 423 orang, padahal sebelumnya para nelayan yang jumlahnya ribuan orang sudah diberi sosialisasi. "Waktu pendaftaran asuransi sudah kita sosialisasikan kepada seluruh nelayan, namun yang terserap 423 orang," ujarnya.

Ia menjelaskan, pendaftaran pertama asuransi preminya digratiskan selama satu tahun, dan untuk kelanjutannya nelayan akan membayar premi itu secara mandiri. "Yang perlu dibenahi itu sebenarnya data nelayannya, karena dari sekitar 2.500 nelayan yang ada di Kota Serang, itu tidak semuanya valid. Warga yang tinggal di pesisir, KTP-nya nelayan padahal ada sebagian yang profesinya bukan nelayan," ucapnya.

Ia mengaku, dengan data nelayan yang dianggap masih kurang valid, pihaknya saat ini lebih selektif jika memberikan bantuan seperti bantuan asuransi dan bantuan peralatan nelayan serta bantuan yang lainnya. Keselektifan itu seperti mensurvai penerima bantuan tersebut apakah memiliki kapal atau tidak. "Saya berharap mudah-mudahan semua program yang dicanangkan oleh Dinas Pertanian dapat diterima dan dirasakan oleh masyarakat sehingga masyarakat merasa puas," pungkasnya. (dudi).

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir