Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 383 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 484 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 390 | Komentar

Baca


Jabatan Nina Dicopot


SERANG
- Jabatan Sitti Maani Nina sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Administrasi Rumah Tangga Pimpinan (ATPR) mendadak dicopot. Posisinya digantikan Mahdani yang menjabat Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adpem).

Nina kini hanya menduduki jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Banten. Sekda Banten Ranta Soeharta membenarkan pergantian itu. "Ya (diganti-red). Sekarang Pak Mahdani penggantinya," ujar Ranta dikonfrimasi di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (11/4).

Ditanya alasan pergantian Nina, Ranta enggan menjelaskannya. Ranta hanya mengatakan bahwa hal itu hak dari Penjabat Gubernur Banten Nata Irawan. "Enggak pake alasan. Pak (Pj) Gubernur yang ingin pake. Mahdani juga kan di biro ekbang," jelas Ranta.

Menurutnya, Pj Gubernur juga sudah menetapkan Opar Sohari sebagai Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), yang sempat diisi Widodo Hadi sebelum akhirnya pensiun per 1 April lalu. Opar sendiri masih menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten. "Sudah, Pak Opar yang gantikan Pak Widodo," kata Ranta.

Terkait jadwal lelang jabatan ATPR dan BKD yang masih kosong tersebut, Ranta mengaku belum bisa memastikan. Sebab, hingga saat ini pemprov belum dapat izin dari Mendagri Tjahjo Kumolo.
"Lelangnya ya kita tunggu aja, kan belum turun sampai sekarang. Kemarin ketemu Pak Menteri, ya senyum aja, masa saya maksa-maksa Pak Menteri," tuturnya.

Terpisah, Kepala Bapenda Banten Opar Sohari membenarkan hal tersebut. Opar sendiri bukan orang baru di kursi BKD, karena pada 2010-2012 pernah menjabat sebagai kepala BKD. "Ya saya siap aja, memang saya dulu pernah jadi kepala BKD tahun 2010 sampai 2012," ujarnya singkat. (rahmat)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir