Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 368 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 277 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 357 | Komentar

Baca


Verifikasi Adiwiyata Dimulai


SERANG
– Tim Penilai Adiwiyata tingkat Kota Serang kemarin mulai memverifikasi sekolah yang mengikuti penilaian Adiwiyata. Terdapat empat sekolah yang diverifikasi di hari pertama, salah satunya SD Negeri Karundang 2 Kota Serang.

Hafis, pelaksana program Adiwiyata pada Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kota Serang, mengungkapkan bahwa verifikasi akan berlangsung selama empat hari. Setiap hari akan ada empat SD yang diverifikasi lapangan oleh Tim Penilai Adiwiyata tingkat Kota Serang. Verifikasi juga akan dilakukan pada SMP. “Ada empat komponen yang akan kita diverifikasi,” kata Hafis, Selasa (18/4).

Komponen pertama kebijakan berwawasan lingkungan yang meliputi visi misi sekolah yang tertuang dalam KTSP. Kedua pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan yang meliputi pembelajaran siswa didik dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Ketiga kegiatan lingkungan berbasis partisipatif yang meliputi pemeliharaan dan pemanfaatan lahan untuk kegiatan lingkungan hidup. “Komponen keempat pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan yang meliputi pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Kepala SD Negeri Karundang 2 Yani Sumaryani mengatakan bahwa sejak sebulan yang lalu pihaknya menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan guna penilaian Adiwiyata. Dibantu para guru dan siswa pihaknya menyiapkan segala dokumen, gambar, dan persyaratan lain. “Harapannya kita bisa masuk di tingat provinsi bahkan nasional,” kata Yani optimis.

Ia menyatakan bahwa setiap pagi ia bersama guru dan siswa kelas 4, 5, dan 6 menerapkan piket untuk membuat sekolah rapi dan bersih. Mereka akan datang ke sekolah lebih pagi untuk membereskan sekolah, menyapu, menyiram tanaman, membuang sampah, dan pekerjaan lain.

Dengan dukungan semua pihak maka kebersihan dan keindahan di sekolah dapat terjaga. “Jadi anak-anak juga punya tanggung jawab terhadap kebersihan sekolah bukan hanya penjaga sekolah,” kata Yani. Yani mengatakan bahwa yang terpenting dari keikutsertaan sekolahnya dalam ajang Adiwiyata adalah untuk membiasakan para guru, khususnya para siswa, agar hidup sehat setiap hari. (tohir)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir