Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 634 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 435 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 545 | Komentar

Baca


Masa Bakti Panwaslu Tak Diperpanjang


SERANG
– Masa Bakti Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Serang pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2017 dipastikan tidak akan diperpanjang. Meski tahapan akhir pilgub dan Pilpres 2019 dan Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Serang 2018 berdekatan namun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten akan tetap menggelar seleksi ulang.

Wakil Ketua Bawaslu Provinsi Banten Bidang Pengawasan Eka Satyalaksmana mengatakan, berdasarkan aturan yang berlaku saat ini panwaslu bersifat badan ad hoc atau lembaga yang dibentuk saat tahapan pemilu dimulai. Oleh karena itu, masa bakti Panwaslu Kota Serang pada pilgub tidak akan diperpanjang.

“Tidak (diperpanjang), kami bakal seleksi ulang. Memang masa bakti Panwaslu untuk pilgub itu berakhir pada Mei dan tahapan Pilwalkot Serang mulai pada September, tapi tetap bakal seleksi ulang,” ujarnya kepada Banten Raya, Kamis (20/4).

Ia menuturkan, adapun seleksi ulang yang akan digelar nantinya kemungkinan besar bukan panwaslu untuk pilwalkot melainkan panwaslu untuk pilpres. Meski demikian, saat menjalankan tugasnya panwaslu pilpres akan diberi mandat untuk mengawal pilwalkot.

“Pilpres itu dilaksanakan pada April 2019 dan tahapan dimulai terhitung mundur selama 22 bulan. Itu jatuhnya antara Juni atau Juli 2017 sehingga panwaslu akan dibentuk di bulan itu. Tahapan itu lebih  cepat dibanding pilwalkot yang mulai digelar pada September 2017. Seperti di 2014, saat itu juga ada pilpres dan pilkada yang tahapan beririsan sehingga Panwaslu pilpres juga bertugas sebagai Panwaslu pilkada,” katanya.

Adapun seleksi ulang yang akan dilakukan, kata dia, masih sama seperti yang sudah digelar sebelumnya. Seleksi akan bersifat terbuka dengan sejumlah ketentuan yang menjadi syarat mutlak calon peserta.
“Seleksi nanti seperti biasa ada tahapan pendaftaran, seleksi tertulis hingga wawancara. Kemudian nanti juga ada beberapa persyaratan dasar yang wajib dipenuhi bagi mereka yang berminat menjadi komisioner pengawas pemilu,” ungkapnya.

Ketua Panwaslu Kota Serang untuk Pilgub Banten Rudi Hartono mengaku, tidak mempermasalahkan jika masa baktinya tidak diperpanjang. Bahkan dia pun sudah mempersiapkan diri guna menghadapi seleksi ulang calon komisioner Panwaslu untuk pilpres. “Kalau aturannya seperti itu ya tentu harus diikuti, kan semua ada aturannya. Kalau ditanya apakah bakal ikut seleksi ulang, Insya Allah,” tuturnya.

Agar seleksi ulang bisa lebih kompetitif, Rudi telah mengajak semua komisioner Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) pada Pilgub Banten untuk ikut berpartisipasi. “Saya juga mengajak ke teman-teman Panwascam untuk bisa berpartisipasi karena kan seleksi bersifat terbuka. Saya juga menyarankan mereka untuk persiapan, baca-baca aturan soal pemilu lagi,” pungkasnya. (mg-dewa)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir