Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 495 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 611 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 489 | Komentar

Baca


Berpakaian Dinas, Lurah Serang Disel


SERANG -
Penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang menahan Lurah Serang M. Faizal Hafiz dijebloskan ke Rutan Klas II B Serang, Senin (15/4).

Tersangka dugaan penjualan aset Pemerintah Kota Serang berupa lahan seluas 8.200 meter persegi di daerah Ciracas, Kota Serang dijebloskan ke penjara setelah dilakukan pelimpahan tahap dua dari penyidik Kejari Serang. Pelimpahan itu dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap. Faizal yang masih mengenakan pakaian dinas itu langsung digiring ke dalam mobil tahanan.

“Tersangka akan ditahan selama 20 hari kedepan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Serang,” kata Kasi Pidsus Kejari Serang Agustinus Olaf Mangotan kepada Radar Banten (Grup Banten Raya), kemarin.
Penahanan tersangka, kata Olaf, untuk memudahkan proses penuntutan. Selain itu, untuk mengantisipasi tersangka melarikan diri, menghilangkan atau merusak barang bukti." Sesuai Pasal 21 KUHAP," kata Olaf.

Faizal disangka melanggar Pasal 2 dan 3 Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor. Faizal diduga mengeluarkan surat kepemilikan tanah atas nama Tb. Syarief Mulia. Padahal, tanah 8.200 meter persegi di daerah Ciracas bukan milik Tb. Syarief Mulia.

Selain itu, tersangka menerbitkan surat keterangan tidak sengketa dan surat perubahan tanah SPPT yang dulunya tanah bengkok diubah menjadi tanah milik Tb Syarief Mulia. “Dasar itu lah mejadi persyaratan diterbitkannya akta jual beli. Perannya itu semua kana ada di Lurah.

Kalau dia (Lurah-red) enggak terbitkan itu semua kan enggak mungkin ada jual beli dan adanya kerugian negara Rp2,3 miliar menurut perhitungan BPKP,” jelas Olaf. Sementara itu, penyidik tengah melengkapi berkas tersangka Tb. Syarief Mulia. Pemberkasan terhadap Tb. Syarief sendiri sempat terhenti karena adanya gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Serang hingga Mahkamah Agung (MA). Tb. Syarief sebelumnya menggugat Pemkot Serang melalui tergugat Wali Kota Serang Tb. Haerul Jaman. Dia mengklaim lahan yang dijual kepada Afrizal Munim tersebut adalah miliknya.

Namun, PN Serang hingga Mahkamah Agung menolak gugatan Tb. Syarief Mulia. “Kami sudah terima salinan putusan kasasi perkara tersebut. Setelah ini (penahanan tersangka Faizal-red) kami akan lakukan pemanggilan ulang terhadap Tb. Syarief. Kami akan tetap lanjutkan perkara untuk Tb. Syarief,” ucap Olaf.

Saat digiring, Faizal yang mengenakan seragam dinas lengkap terlihat terpukul. Dia sempat menangis setelah berpelukan dengan keluarganya yang menunggu pemeriksaan. “Salah saya apa, saya tidak bersalah,” isak Faizal saat digiring menuju mobil tahanan Kejari Serang.

Dia mengaku sudah mengajukan upaya penangguhan penahanan, namun ditolak. “Sudah ada (upaya-red) penangguhan tapi ditolak. Istri saya habis melahirkan pak,” kata Sementara itu, Basuki menyayangkan penahanan yang dilakukan penuntut umum. Selama ini Faizal sudah kooperatif. “Jaminan keluarga dan kami tim kuasa hukum,” ujar Olaf.

Pada perkara tersebut menurut Basuki, sangkaan yang ditujukan penuntut umum kepada kliennya tidak benar. Perbuatan yang dilakukan kliennya hanya melaksanakan tugas jabatan. “Beliau tidak mengambil kebijakan sendiri. Yang beliau lakukan adalah tugas sebagai PNS dan ada aturannya. Disitulah teman-teman media bisa membantu agar meluruskan perkara ini,” kata Basuki.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Klas II B Serang, Kahfi membenarkan pihaknya menerima tahanan tersangka Faizal. "Proses terima tahanan dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB. Sekarang di ruangan masa pengenalan lingkungan," katanya. (nda-rbnn/marjuki)

Beri komentar


Security code
Refresh