Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 849 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 568 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 693 | Komentar

Baca


Peminjaman Buku Perpusda Dihentikan


SERAN
G - Pelayanan peminjaman buku di Perpustakaan Daerah (Pusda) Banten dihentikan untuk sementara, Senin (15/5). Hal itu dilakukan terkait adanya informasi serangan Virus Ransomware yang menyerang jaringan komputer di beberapa negara.

Di Indonesia, jaringan pelayanan komputer milik Rumah Sakit (RS) Darmais, Jakarta diserang virus tersebut.Salah satu mahasiswa UIN Banten Hafidz menyayangkan penghentian pelayanan peminjaman buku di pusda tersebut. Padahal, dirinya sangat membutuhkan buku yang akan dipinjamnya itu untuk tambahan referensi pembuatan skripsi. "Paling besok saya kembali lagi. Sekarang cuma bisa baca-baca saja," katanya.

Hafidz berharap pelayanan peminjaman buku itu dapat kembali normal seperti biasanya dan pemerintah bisa segera mengatasi serangan Virus Ransomware yang sudah membuat masyarakat khawatir. "Kalau info dari petugas besok baru bisa pinjam buku. Mudah-mudahan nggak ada gangguan lagi," tandasnya.

Staf Pelayanan Sirkulasi Pusda Banten Sidiq Tri Nugroho mengatakan, dengan adanya informasi serangan virus dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemen Kominfo) tersebut, pihaknya memutuskan untuk menonaktifkan komputer dan jaringan internetnya, karena dikhawatirkan virus tersebut menyerang database milik Pusda Banten."Untuk hari ini, pelayanan kita untuk sementara kita mematikan server kita dulu. Kita kita tak ingin database kita juga hilang (diserang)," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Sidiq, adanya gangguan jaringan virus yang kemungkinan dapat mengganggu pada database itu, pihaknya langsung diminta oleh operator dan tim IT untuk menonaktifkan jaringan online ataupun konektifitas yang ada di Pusda Banten."Memang, kami akui dampak ini berimbas langsung pada pelayanan publik, seperti peminjaman buku. Namun terkait pengembalian buku masih bisa kita lakukan karena bisa dilayani secara manual," ujarnya.

Lebih lanjut, Sidiq memastikan, terganggunya pelayanan ini hanya sementara waktu, karena pelayanan pemiminjaman buku sudah bisa kembali normal seperti biasanya pada Selasa (16/5) esok. "Untuk hari ini hanya untuk mengantisipasi serangan virus itu, jadi kalau besok kita berjanji sudah bisa melayani peminjaman buku kembali," tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan surat Kementerian Komunikasi dan Informatika Nomor 55/HM/KOMINFO/05/2017, masyarakat dihimbau agar segera melakukan tindakan pencegahan terhadap ancaman Malware khususnya Ransomware Jenis WannaCRY, karena dapat membahayakan komputer dan menghapus data pemiliknya. (darjat)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir