Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 370 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 472 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 376 | Komentar

Baca


Tak Isi Sipol, Parpol Bakal Didiskualifikasi


SERANG –
KPU Provinsi Banten mewajibkan kepada seluruh parpol yang akan ikut serta dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 untuk mendaftarkan diri ke Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Jika melanggar, maka parpol tersebut akan dinyatakan tak memenuhi syarat.

Ketua KPU Provinsi Banten Agus Supriyatna mengatakan, tahapan Pileg 2019 beririsan dengan Pilkada Sreentak 2018 yaitu pada Oktober 2017. Adapun tahapan awal tahapan pileg sendiri adalah verifikasi parpol dengan sentuhan metode teknologi informasi.

“Memang pada Oktober 2017 itu tahapan verifikasi parpol sudah dilakukan. KPU punya kepentingan menyampaikan tentang Bagaimana menyusun keanggotaan parpol, kemudian kepengurusannya, sekretariat dari tingkat kelurahan kecamatan kota sampai dengan provinsi. Nanti menggunakan Sipol,” ujarnya kepada Banten Raya usai acara sosialisasi Sipol kepada parpol di Sekretariat KPU Kota Serang, Kamis (13/7).

Mantan komisioner KPU Kabupaten Tangerang itu menuturkan, mengisi data parpol melalui Sipol dimakduskan agar verifikasi dilakukan secara terbuka. Sebab, dari metode itu pencarian data parpol bisa lebih mudah dan publik bisa itu memerhatikan.

“Soal syarat verifikasi parpol kan UU-nya sedang di godok, kami masih menunggu, tapi kami punya pengalaman di Pemilu 2014. Yang diverifikasi itu struktur kepengurusannya, KTA (kartu tanda anggota) dan sekretariatnya baik secara administrasi maupun faktual. Satu lagi, yaitu melalui Sipol.  Dalam aplikasi ini masyarakat nanti bisa melihat konten-konten, umpamanya struktur pengurus partai dan sekretariatnya nanti masyarakat bisa ikut melihat,” katanya.

Disinggung apakah verifikasi berlaku seluruh parpol atau hanya parpol baru, Agus mengaku belum mengetahuinya sebelum UU tentang Pemilu disahkan. Adapun jumlah parpol yang ada saat ini berjumlah 15. Itu terdiri atas 12 parpol peserta pemilu di Pileg 2014 ditambah 4 parpol baru yaitu Perindo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Islam Damai Aman (Idaman) dan Partai Berkarya.

“Jumlah parpol di Banten sendiri ada partai-partai yang sudah memiliki kursi DPR ditambah dengan partai-partai yang baru. (Untuk verifikasi) sebenarnya kita masih menunggu UU yang baru,” ungkapnya.
Ketua KPU Kota Serang Heri Wahidin mengatakan, terkait Sipol hingga saat ini masih sebatas sosialisasi mengingat KPU RI sendiri belum melauchingnya secara resmi. Namun nantinya pengisian Sipol bersifat wajib, mereka yang melanggar akan dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Sejauh ini kita baru sosialisasi karena KPU RI  belum launching, jadi sampai saat ini belum ada partai yang mengisi Sipol. Partai diwajibkan mengisi Sipol kalau nggak? Ya Nggak bisa ikut verifikasi. Kami harap semua mengikuti persyaratan itu karena Sipol sebenarnya membantu saat proses verifikasi,” pungkasnya. (dewa)

Beri komentar


Security code
Refresh