Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 244 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 267 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 699 | Komentar

Baca


Penataan Banten Lama Jangan Tumpang Tindih


SERANG -
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berharap penataan atau revitalisasi kawasan kesultanan Banten atau Banten Lama yang berada di Kecamatan Kasemen, Kota Serang tidak tumpang tindih. Untuk itu diperlukan koordinasi dan komunikasi yang kuat antara pemprov dan Pemkot Serang.

"Jangan sampai proyek revitalisasi ini saling tumpang tindih. Jangan sampai ada yang merasa berwenang di situ, dan itu harus kita claer-kan (selesaikan_red), karena ini kan untuk kepentingan bersama, kepentingan masyarakat Banten,” ujar Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten Hudaya Latuconsina, Minggu (16/7).

Hudaya mengungkapkan bahwa pemprov, pemkot, maupun kenadziran sudah sepakat akan melakukan break down rencana revitalisasi Banten Lama sampai ke detail anggaran. Untuk itu, sampai saat ini pemprov masih menunggu masukan-masukan dari berbagai pihak.

Sedangkan terkait master plan penataan Banten Lama yang disodorkan Pemkot Serang, pemprov akan mengkaji ulang atau mereview, sebab master plan tersebut dibuat sejak 2010. "Namun kita harus rasional dalam mereviewnya. Data yang kita dapatkan nanti akan direview sesuai dengan isu kekinian sebagaimana harapan gubernur dan wakil gubernur,” katanya.

Selain itu, estimasi kebutuhan anggaran yang disampaikan Pemkot Serang sebesar Rp 208 miliar pun akan divalidasi ulang. Terkait mekanisme penggunaannya, bisa diserahkan langsung ke Pemkot Serang dengan pendampingan dan arahan pemprov, atau dilakukan oleh pemprov bersama-sama dengan pemkot.

"Itu nanti akan kita diskusikan lebih lanjut. Jangan sampai master plan jadi pro kontra, kita harus diskusi banyak dengan masyarakat, arkelog, pemkot, dan kenadziran. Kita tidak mau, konsep ini ganggu konsep cagar budaya, ini kita harus jaga betul. Yang terpenting seluruh pihak mempunyai persepsi yang sama terkait kawasan Banten Lama. Karena Banten Lama ini bukan hanya masjid saja, tapi kawasan dari hulu ke hilir. Pusatnya di mana? pendukungnya di mana? Kan ada pelabuhan juga di sana,” tegasnya.

Menurutnya, hal yang harus segera dilakukan pada 2017 ini yakni penataan kawasan kumuh di sekitar Banten Lama. Berdasarkan data dari Dinas Perkim Banten, setidaknya terdapat 6 kelurahan di Kecamatan Kasemen yang masuk kawasan kumuh. “Fokus kita sekarang ini ke penataan kawasan kumuhnya, kita cek master plan-nya apakah produktif atau kontra produktif,” jelasnya.

Walikota Serang Tb Haerul Jaman sebelumnya mengatakan, penataan kawasan Banten Lama membutuhkan anggaran kurang lebih Rp 208 miliar. Kebutuhan anggaran ini antara lain untuk pembebasan lahan, pembangunan dan pelebaran jalan, pemagaran kawasan situs, pembangunan gerbang, ruang terbuka hijau, dan penataan rumah-rumah kumuh.

"Estimasi anggaran untuk revitalisasi ini mulai dari akses keluar tol sampai Banten Lama yang diperlebar. Kemudian sarana prasarana penunjang lainnya, serta penghijauan. Jadi banyak itemnya," ujar Jaman.
Jaman menyatakan, kebutuhan anggaran penataan Banten Lama telah disusun Pemkot Serang sejak jauh hari. Namun untuk pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, tergantung kemampuan anggaran yang ada, serta kesepakatan bersama pemprov.

"Ini hitung-hitungan (estimasi) pemkot. Nanti totalnya seperti apa, ada tim teknis dengan provinsi. Hasilnya seperti apa kita lihat setelah dipadukan. Dikaji lagi mana prioritas, mungkin tidak sekaligus, bertahap lah tergantung kemampuan anggaran," katanya.

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengimbau tim terpadu penataan Banten Lama agar memasang target dan prioritas dalam melakukan merevitalisasi kawasan Banten Lama. WH tak mempersoalkan mengenai anggaran yang dibutuhkan, karena menurutnya yang terpenting revitalisasi Banten Lama konkret dilakukan. "Harus pastikan ketika dideklarasikan, harus ada tindaklanjut. Jangan didiamkan," katanya. (rahmat)

Beri komentar


Security code
Refresh