Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 514 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 635 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 502 | Komentar

Baca


Bakal Calon Walikota Harus Bisa Ngaji


SERANG –
Para bakal calon walikota dan wakil walikota Serang yang mendaftarkan diri ke Partai Demokrat Kota Serang harus bisa mengaji. Pasalnya, partai besutan mantan Presiden SBY ini akan mengetes kemampuan membaca al Quran para bakal calon.

Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Walikota Serang Partai Demokrat Kota Serang Hidayatudin mengatakan bahwa ketika pelaksanaan visi misi pada 1 Agustus nanti para bakal calon walikota dan wakil walikota yang ikut penjaringan di partai Demokrat akan dites mengaji al Quran. Tidak terlalu berat, mereka hanya akan diminta membaca satu surah dalam al Quran. “Minimal surah al Fatihah,” kata Hidayatudin, Minggu (16/7).

Hidayatudin mengatakan bahwa seluruh bakal calon diwajibkan menjalani tes baca al Quran ini tanpa kecuali, baik yang lelaki maupun perempuan. Para bakal calon akan membaca al Quran di hadapan para ahli al Quran, seperti mantan Rektor UIN Banten dan juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Banten Syibli Sarjaya. Ia menyatakan bahwa permintaan dari para ulama minimal bakal calon kepala daerah sudah bisa membaca al Fatihah.

“Syarat jadi seorang pemimpin adalah bisa membaca al Quran, minimal al Fatihah,” ujar Hidayatudin seraya menambahkan bahwa tes ini juga sejalan dengan kultur Kota Serang sebagai daerah santri yang memiliki tradisi keagamaan yang sangat kuat.

Hidayatudin mengungkapkan bahwa seluruh bakal calon sudah diberi tahu akan adanya tes baca al Quran ini. Karena itu ia berharap semua bakal calon bersungguh-sungguh mempersiapkan semuanya agar maksimal ketika pelaksanaan penyampaian visi misi. Ia mengaku percaya semua bakal calon akan bisa melewati tes ini dengan baik.

Tes mengaji al Quran akan menjadi salah satu penilaian penting bagi Demokrat dalam mengusung bakal calon nantinya. “Ini agar ketika menjadi seorang imam sholat fasih dalam membaca al Quran, minimal surah al Fatihah karena Fatihah adalah rukun salat,” tuturnya.

Nuraeni, salah seorang bakal calon yang mendaftar ke Demokrat, mengaku siap menjawab tantangan yang disediakan panitia penjaringan. Ia bahkan menantang balik akan membaca surah Ya Sin, yang jelas lebih panjang dari surah al Fatihah. “Yaa Sin juga saya siap. Saya kan pernah juara MTQ,” kata Nuraeni lalu tertawa.

Subadri Usuludin, bakal calon lain, juga mengaku siap menjalani tes baca al Quran. Ia bahkan mengapresiasi adanya tes semacam itu karena lebih menguatkan suasana religius sebuah proses politik yang biasanya lebih kentara pada arah yang berlawanan dengan kehidupan spiritual. “Insya allah saya siap,” kata Ketua DPRD Kota Serang ini. (tohir)

Beri komentar


Security code
Refresh