Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 492 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 610 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 486 | Komentar

Baca


Paham Radikalisme Ancam Anak


SERANG - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten di bawah naungan Komnas Perlindungan Anak mengajak seluruh stakeholder dan penegak hukum untuk peduli terhadap permasalahan anak yang akhir-akhir ini sangat mengkhawatirkan. Salah satunya adalah ancaman paham radikalisme. Ketua LPA Provinsi Banten M. Uut Lutfi mengatakan bahwa akhir-akhir ini semakin banyak masalah yang mengancam anak mulai dari kasus kejahatan seksual, narkoba, bullying, intoleransi, kebencian, persekusi, bahkan penanaman paham radikalisme. “Fenomena ini adalah ancaman yang sangat serius bagi anak,” kata Lutfi, Selasa (25/7).

Lutfi menyatakan bahwa anak sebagai generasi penerus bangsa Indonesia bisa rusak masa depannya bila sudah terpapar paham radikalisme. Karena itu diperlukan langkah-langkah guna mewujdukan deradikalisasi dan pemulihan terhadap paham kebencian, intoleransi, dan kekerasan yang ditanamkan kepada anak.

Di antara langkah yang dapat diambil adalah mengaajarkan anak untuk berani mengatakan tidak pada ajaran atau bujuk rayu orang untuk belajar agama tanpa sepengetahuan orangtua. “Ajarkan dan tanamkan kepada anak bahwa perbedaan adalah karunia Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Cara lain adalah dengan menghindari komunikasi dan atau berita yang menebarkan kebencian dan membangun pendekatan komunikasi yang intens dengan anak. Anak juga perlu diajari bagaimana menggunakan internet dan media sosial secara sehat dan cerdas.

Selain itu orang tua juga perlu menyempurnakan pendidikan keagamaan dalam keluarga dan orangtua wajib memperagakan keteladanan dalam keluarga. “Ajarkan kepada anak tentang nilai-nilai toleransi serta perkenalkan sejak dini kepada anak makna keragaman,” tuturnya.

Sekretaris LPA Provinsi Banten Hendry Gunawan mengatakan bahwa LPA Provinsi Banten terus menyosialisasikan kepada stakeholder di Banten agar memenuhi hak-hak anak. LPA Banten juga tidak lelah memberikan pencerahan mengenai kasus-kasus yang bisa menimpa anak, seperti bullying.

“Alhamdulillah sosialisasi tentang bullying yang diselenggarakan oleh LPA Prov Banten dan LPA Kota Serang bertempat di MTS Al Khairiyah, Sawah Luhur, Kota Serang, Senin (24/7) lalu berjalan dengan lancar. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Serang, Kabid Rehsos, dan Kasi Anak,” ujar Hendry. (tohir)

Beri komentar


Security code
Refresh