Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 117 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 161 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 616 | Komentar

Baca


Gerak-gerik PPK Diawasi


SERANG- Sebanyak 30 Anggota PPK (panitia pemilihan kecamayan) untuk Pilkada Kota Serang tahun 2018 telah resmi dilantik oleh KPU Kota Serang, Rabu (1/11). Panwaslu Kota Serang pun bersiap mengawasi gerak-gerik para penyelenggara pilkada di tingkat kecamatan tersebut.

Sebab, dari total 30 anggota PPK tersebut, 50 persennya muka lama.Ketua Panwaslu Kota Serang Rudi Hartono mengatakan bahwa Panwaslu akan mengawasi kinerja PPK di lapangan. Sebagai penyelenggara pemilu PPK harus menunjukkan integritas dan jangan sampai mau diintervensi oleh salah satu calon. "PPK harus bekerja keras untuk menyukseskan Pilkada Kota Serang," ujar Rudi, Rabu (1/11).

Rudi menyatakan bahwa Panwaslu akan tegas mengawasi dan memberikan rekomendasi sanksi bagi anggota PPK yang bermasalah. Ia mengungkapkan bahwa perilaku seperti menerima uang, membagi-bagikan stiker calon, atau datang ke rumah calon merupakan tindakan yang melanggar kode etik. Atas pelanggaran semacam itu Panwaslu tidak akan segan-segan merekomendasikan pemecatan kepada KPU Kota Serang. “Perilaku semacam itu merusak tatanan demokrasi,” ujarnya.

Rudi mengungkapkan bahwa berdasarkan pengalaman saat Pilgub Banten 2017 lalu, ia menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan anggota PPK. Pelanggaran yang dimaksud di antaranya ada anggota PPK Kasemen yang jarang ngantor. Dari dua kali pemantauan ke sekretariat PPK Kasemen tidak ada aktivitas di sana. “Sekretariatnya kosong dan lampunya masih nyala," tuturnya.

Sementara itu ditemui usai pelantikan PPK di Hotel D'Griya Kota Serang, Ketua KPU Kota Serang Heri Wahidin mengatakan bahwa dari total 30 anggota PPK tersebut 50 persen di antaranya adalah mantan anggota PPK atau PPS pada Pilgub Banten tahun 2017. Setelah dilantik oleh KPU Kota Serang, para pengurus PPK akan langsung mulai bekerja merekrut calon anggota PPS di kelurahan.

Dalam setiap Kelurahan terdapat tiga anggota PPS sementara jumlah kelurahan yang ada di Kota Serang mencapai 67 kelurahan. Mereka juga diminta berkoordinasi dengan camat untuk menempati sekretariat yang sudah disiapkan di tiap kecamatan. "Karena itu kami minta mereka segera musyawarah guna memilih siapa ketuanya," kata Heri.

Heri mengungkapkan bahwa para anggota PPK yang dilantik adalah mereka yang telah lolos setelah menjalani verifikasi administrasi, tes tertulis, dan tes wawancara. Semula total pendaftar anggota PPK yang mengambil formulir mencapai 120 orang namun jumlahnya semakin menyusut dalam tahapan berikutnya. Dari 120 orang yang mengambil formulir itu hanya 107 orang yang mengembalikan formulir, dan hanya 101 orang yang lolos verifikasi admininistrasi. Mereka yang lolos tes tertulis dipilih 10 orang untuk menjalani tes wawancara.

Namun karena ada beberapa yang nilai tes tertulisnya sama, maka ada juga dalam satu kecamatan yang jumlahnya lebih dari 10 orang untuk menjalani tes wawancara. "Seperti Kecamatan Serang ada yang 12 orang karena ada 2 orang yang perolehan nilainya sama," katanya.

Ditanya mengenai pelanggaran yang bila dilakukan oleh anggota PPK, Heri mengatakan bahwa segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh PPK harus dilaporkan kepada Panwaslu Kota Serang. Dari Panwaslu kemudian akan keluar rekomendasi atas pelanggaran yang dilakukan tersebut. Atas dasar rekomendasi Panwaslu itulah KPU akan bertindak menyikapi pelanggaran yang dilakukan oleh anggota PPK. "Seluruh rekom Panwas akan kita jalankan," ujarnya. (tohir)

Beri komentar


Security code
Refresh