Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 117 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 161 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 616 | Komentar

Baca


PAN Masih Bimbang


SERANG- Partai Amanat Nasional (PAN) hingga kini masih bimbang dalam memutuskan siapa calon yang akan diusungnya dalam Pilkada Kota Serang 2018. Partai besutan Zulkifli Hasan itu masih memantau dinamika politik yang terjadi jelang pesta demokrasi lima tahunan tingkat lokal tersebut.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Yandri Susanto mengatakan, PAN hingga kini belum mengambil sikap politik untuk Pilkada Kota Serang 2018. Dengan demikian, semua bakal calon masih sangat terbuka mendapat dukungan dari PAN.

“Sedang digodok, semuanya masih mungkin. Ke Pak Syafrudin masih terbuka, ke Bu Vera (Nurlaela) masih terbuka, ke Pak Ranta (Soeharta) masih terbuka, ke Pak Lalu (Atharussalam Rais) masih terbuka,” ujarnya ditemui wartawan usai menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Persatuan Islam (Persis), di Kantor MUI Banten, KP3B, Kota Serang, Minggu (12/11).

Anggota DPR RI itu menjelaskan, alasan mengapa PAN belum juga mengusung bakal calon dikarenakan masih melihat dinamika di internal partai. Selain itu pihaknya juga akan mempertimbangkan aspirasi dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Serang dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Banten.

“Jadi dinamika di internal masih kita coba rumuskan secara fokus dan kami tunggu aspirasi dari (DPD PAN) Kota Serang, dari (DPW PAN) Provinsi Banten, nanti akan kami bahas di pusat. Saya sebagai tim pilkada pusat tentu akan mendengar aspirasi dari Kota Serang,” katanya.

Disinggung apakah dalam pembahasan juga digodok opsi untuk mengusung calon dari internal partai, Yandri tak membantahnya. “Termasuk salah satu opsi. Kita kan mendorong walikota siapa? tentu kami dorong wakilnya dari kita, itu yang sedang kita negokan,” ungkapnya.

Meski masih pikir-pikir, Yandri menargetkan bahwa PAN akan mengeluarkan rekomendasi paling lambat akhir Desember 2017. “Mungkin paling lambat akhir Desember ya, karena tadi menunggu dinamika yang berkembang. Bisa PAN koalisi dengan Hanura, PPP. PAN sama PKS bisa. Artinya koalisi di luar Golkar bisa, diluar PDIP bisa,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua DPW PAN Provinsi Banten Masrori mengatakan, pasca rapat kerja wilayah beberapa waktu lalu pihaknya terus melakukan penguatan internal dan konsolidasi di tingkat kabupaten/kota. Dengan segala persiapan yang telah dilakukan dia optimis PAN akan meraih sukses baik di pilkada serentak 2018 serta pileg dan pilpres 2019. “Insya Allah masih ada waktu agar yang sulit menjadi mudah. Optimis tapi memang harus kerja keras,” tuturnya.

Terpisah, Sekretaris DPW Partai Nadem Provinsi Banten Aries Halawani menegaskan bahwa koalisi Rumah Kita yang dibangun Nasdem dan PKS hingga kini masih solid mengusung Ranta Soeharta sebagai bakal calon walikota. Menurut Aries, PKS-Nasdem tidak goyah dengan situasi politik dan terus solid dengan keputusan awal. Malah, lanjut Aries, koalisi PKS-Nasdem sebentar lagi akan memenuhi syarat dukungan dengan bertambahnya parpol koalisi.

"Kami (Nasdem-PKS) tetap solid mengusung Pak Ranta, malah sudah ada titik terang, dan mulai mengerucut untuk koalisi ini. Akan ada partai yang akan bergabung, dan sudah ada bakal calon wakil walikota pendamping Pak Ranta. Namun semua itu belum bisa kita ungkapkan sekarang. Yang jelas, jika semua itu sudah pasti, kita langsung deklarasikan. Mudah-mudahan itu tak lama lagi," tegas Aries. (dewa/rahmat)

Beri komentar


Security code
Refresh