Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Pemprov Matangkan Program Ahlakul Karimah


SERANG- Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy melakukan pembahasan lanjutan terkait dengan rencana penerapan program ahlakul karimah dalam tata kelola pemerintahan di Pemprov Banten, saat audiensi dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten, di ruang kerja Wagub, di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Senin (13/11). Diketahui, penerapan ahlakul karimah dalam tata kelola pemerintahan tersebut merupakan keinginan dari Gubernur Banten Wahidin Halim.

Wagub Andika sendiri mengaku mendorong upaya perumusan mekanisme tersebut dilakukan oleh ormas Islam di Banten. Menurutnya, sebagai daerah yang terkenal sebagai daerah relijius Islami sejak zaman dahulu, dimilikinya para ASN dan pejabat yang memiliki sifat ahlakul karimah menjadi sangat penting untuk diwujudkan. “Memang kan ini sudah dicanangkan oleh Pak Gubernur sendiri. Makanya sekarang ini kami (Pemprov Banten) sedang melakukan pembahasan lanjutan untuk mematangkan program itu,” kata Andika.

Menurut Andika, penerapan ahlakul karimah dalam tata kelola pemerintahan diyakini dapat menekan perilaku koruptif yang selama ini menjadi citra negatif ASN dan pejabat pemerintahan. “Dengan dimilikinya ahlakul karimah, misalnya kan ASN atau pejabat nanti akan memiliki sifat amanah terhadap pekerjaann dan jabatannya, sehingga akan menjadi sangat malu untuk melakukan korupsi,” ujar Andika mencontohkan.

Ketua II PWNU Banten Toha Sobirin mengungkapkan, program ahlakul karimah pada tata kelola pemerintahan Banten sempat disampaikan Gubernur Wahidin Halim saat bertemu sejumlah ormas Islam. “Tempo hari waktu Pak Gubernur bertemu dengan kami dan sejumlah ormas Islam lainnya, ICMI (ikatan cendikiawan muslim Indonesia) juga ada, beliau menginginkan agar ahlakul karimah dapat diterapkan dalam tata kelola pemerintahan. Nah, hari ini kami melakukan pembahsan itu, di antaranya bersama Pak Wagub,” kata Toha.

Dijelaskan Toha, penerapan ahlakul karimah dimaksud di antaranya harus dimilikinya sifat-sifat yang ada dalam ahlakul karimah oleh ASN di lingkungan Pemprov Banten. Kata Toha, gubernur meyakini jika penerapan ahlakul karimah dalam pemerintahan dapat menghasilkan atau mewujudkan pelayanan yang prima kepada masyarakat sebagai tugas utama pemerintah. “Jadi bagaimana para ASN dan pejabat itu bisa memiliki sifat amanah, sidik, fatonah dan seterusnya,” imbuhnya.

Menurut Toha, hal itu dapat diwujudkan jika mekanisme perekrutan ASN dan pejabatnya dilakukan dengan menggunakan mekanisme yang bisa menyaring ASN atau pejabat yang memiliki kriteria tersebut . Misalnya pada tataran yang paling dasar dapat terlihat dari penempatan pejabat yang sesuai dengan kompetensi dan kapasitasnya atau the right man on the right place. “Nah ini yang kami bersama teman-teman ormas Islam yang lain sedang berusaha dirumuskan,” ujarnya.

Ketua Umum PWNU Banten Soleh Hidayat yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan pengajuan terkait kepemilikan gedung PWNU Banten, di kawasan Kemang, Kota Serang. “Sekarang ini kan itu gedung statusnya masih pinjam pakai dari pemprov.
Kami tadi mengajukan agar gedung tersebut bisa dihibahkan kepada PWNU agar pelayanan kepada umat bisa lebih maksimal,” katanya.
Usulan tersebut disambut positif Wagub Andika dan akan memproses permintaan tersebut dengan memerintahkan OPD (organisasi perangkat daerah) terkait untuk melakukan prosedur yang seharusnya dalam proses hibah aset milik pemerintah. (*/rahmat)

Beri komentar


Security code
Refresh