Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 23 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 91 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 68 | Komentar

Baca


Dindikbud Ajak Warga Kunjungi Pameran Museum


SERANG- Untuk mengampanyekan museum sebagai sarana edukasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten menggelar Pameran Museum Bersama tahun 2017, di Museum Banten, 14-18 November.

Kepala Dindikbud Banten E Kosasih Samanhudi mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan seluruh museum yang berada di Provinsi Banten. Dalam pameran ini akan menjadikan museum sebagai sarana edukasi dan informasi.

“Banten merupakan provinsi yang banyak menyimpan peninggalan sejarah, di museum ini banyak menyimpan informasi sejarah. Karena, museum memiliki peranan yang penting dalam upaya pelestarian yang berupa perlidungan, pengembangan dan pemanfaatan benda bersejarah,” kata Kosasih, kemarin.

Dengan adanya pameran museum bersama ini, lanjut Kosasih, maka akan menjadikan museum juga sebagai sarana edukasi dan rekreasi bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat Banten. Melalui kegiatan ini diharapkan, mampu mengubah penilaian masyarakat mengenai museum.

“Museum tidak bisa dipandang sebagai tempat yang kuno atau sekadar tempat penyimpanan benda-benda kuno. Namun, museum sebagai tempat untuk mendapatkan informasi sejarah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Kosasih juga mengajak kepada masyarakat Banten untuk mengunjungi pameran museum bersama, dan menjadikan museum sebagai sarana mencari informasi sejarah. Kata Kosasih, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk mencintai museum, khususnya bagi generasi muda.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini akan memberikan informasi mengenai sejarah, bagi para pengunjung. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada 14 sampai 18 November, di Museum Banten,” katanya.

Kabid Kebudayaan pada Dindikbud Banten Ujang Rafiudin mengatakan, Provinsi Banten memiliki kekayaan peninggalan budaya yang bersifat bendawi maupun tak benda yang keberadaannya harus dijaga dengan baik dan benar.
“Oleh karena itu menjadi kewajiban kita bersama, pemerintah dan pemerintah daerah serta seluruh lapisan masyarakat, untuk bersama-sama melestarikan berbagai tinggalan budaya yang berharga itu dari ancaman kepunahan baik karena proses alamiah maupun ulah manusia,” katanya. (satibi)

Beri komentar


Security code
Refresh