Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 243 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 267 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 698 | Komentar

Baca


Pemkot Antisipasi Ijazah Palsu


SERANG- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang sejak Senin (4/12) lalu membuka penerimaan pegawai non aparatur sipil negara (ASN) yang akan ditempatkan sebagai pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Kota Serang yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Untuk memastikan keaslian ijazah para pelamar, Pemkot Serang akan menggandeng perguruan tinggi untuk mengecek keaslian ijazah para peserta seleksi.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Ahmad Hasanudin mengatakan bahwa penerimaan pegawai non ASN yang akan ditempatkan di RSUD Kota Serang dilakukan secara terbuka melalui website resmi milik Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM Kota Serang di https://seleksi.serangkota.go.id atau dapat diakses di https://bkd.serangkota.go.id.

Selain itu lamaran juga dikirimkan melalui kantor pos untuk menghindari membludaknya pelamar. Untuk memastikan keaslian ijazah para pelamar, Pemkot Serang akan bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk memeriksa keaslian ijazah para pelamar. Sebab tidak menutup kemungkinan ada yang menggunakan ijazah palsu saat melamar pekerjaan ini. “Kami akan mengecek ke perguruan tinggi bila perlu,” kata Hasanudin di ruang kerjanya, Rabu (6/12).

Hasanudin mengatakan bahwa ada sejumlah kriteria yang ditetapkan bagi para pelamar dalam perekrutan pegawai non ASN ini. Ia mencontohkan untuk posisi perawat minimal memiliki jenjang pendidikan S1, sehingga bila pendidikan pelamar di bawah itu secara otomatis akan ditolak. “Kalau data yang dimasukkan tidak sesuai yang disyaratkan maka secara otomatis akan ditolak oleh sistem,” ujarnya.

Hasanudin mengungkapkan bahwa tes pegawai non ASN ini akan dilakukan dengan menggunakan computer assisted tes (CAT). Dengan cara ini maka proses penilaian akan berjalan lebih cepat dan objektif karena penilaian dilakukan berdasarkan komputerisasi. Setelah tes pengumuman hasil tes akan dilakukan pada 20 Desember 2017 dan pada 27 sampai 29 Desember 2017 dilakukan pemberkasan.

Ketika ditanya mengenai upah bagi para pegawai non ASN ini, ia mengatakan bahwa masing-masing posisi akan mendapatkan upah yang berbeda. Ia mencontohkan upah perawat dengan dokter spesialis otomatis berbeda. “Yang jelas upahnya minimal sesuai dengan upah minimum kota,” tuturnya.

Kepala Dinkes Kota Serang Toyalis mengungkapkan bahwa dalam perekrutan ini Pemkot Serang membutuhkan 130 orang untuk 14 posisi atau jabatan. Beberapa posisi itu adalah dokter spesialis dan dokter umum sebanyak 22 orang, dokter gigi 3 orang, apoteker 3 orang, dan nutrisionis 7 orang. Selain itu perawat 51 orang, bidan 15 orang, dan farmasi 4 orang. (tohir)

Beri komentar


Security code
Refresh