Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 26 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 94 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Polres Tambah Pasukan


SERANG- Polres Kota Serang akan menambah pasukan untuk mengamankan jalannya pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Serang 2018. Penambahan pasukan dikerahkan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi banyaknya gesekan yang mungkin terjadi selama proses pilkada.

Kapolres Kota Serang AKBP Komarudin mengatakan, awalnya jumlah personel yang diturunkan sebanyak 1.036 orang, dengan rincian 600 personel Polri, 300 personel TNI dan 136 personel gabungan dari Satpol PP dan Linmas. Namun untuk memaksimalkan keamanan, maka jumlah personil ditambah."Kita minta dari Brimob tidak bisa, jadi kita minta tambahan dari TNI, tapi untuk jumlahnya belum bisa kita pastikan. Kita khawatir akan ada gesekan," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Komarudin, sejauh ini proses tahap awal Pilkada Kota Serang masih kondusif. Meski begitu, kepolisian terus melakukan pemetaan guna mengantisipasi kemungkinan terjadi gesekan. "Ada beberapa sebaran titik rawan di wilayah serang yang perlu mendapatkan perhatian dari petugas. Secara umum dari 6 Kecamatan di Kota Serang relatif aman," ujarnya.

Komarudin menambahkan, untuk mengamankan pilkada Kota Serang, pihaknya lebih mengedepankan aksi preventif, peran intelijen, dan penegakan hukum terhadap para pelaku kejahatan."Adapun beberapa titik yang masih kita pantau, itu pun kita lihat dinamika yang bekembang. Setelah tau siapa saja caolonnya, kita akan melakukan pendalaman titik-titik basis massa, guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," tambahnya.

Selama proses pilkada Kota Serang, Komarudin mengimbau kepada masyarakat Kota Serang agar dapat cerdas dalam menerima atau menanggapi informasi karena media sosial sangat berpengaruh dalam penyebaran-penyebaran informasi."Kepada masyarakat secara keseluruhan, mari kita laksanakan pesta 5 tahunan ini dengan damai tanpa ada hal-hal yang dapat merugikan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan," imbaunya.

Wakil Walikota Serang Sulhi Choir meminta masyarakat untuk ikut membantu menyukseskan pilkada Kota Serang tahun 2018 ini, agar Kota Serang mendapatkan sosok pemimimpin yang dapat membangun Kota Serang lebih baik lagi."Masyarakat mulai dari daerah, hingga tingkat kecamatan dan kelurahan harus ikut membantu menyukseskan pelaksanaa pilkada kota Serang ini," katanya.

Sulhi  juga meminta agar aparatur sipil negara (ASN) bisa bersikap netral dan tetap profesional bekerja menjelang pilkada 2018. Jika kedapatan adanya keberpihakan ASN kepada salah satu calon di pemilihan walikota dan wakil walikota, maka akan ada sanksi tegas yang akan diberikan.

"ASN itu harus netral dan harus fokus pada persoalan pemerintahan. Jelas ada sanksi, sesuai dengan undang-undang kepegawaian dan pemilu. Tentu akan ada risiko maupun konsekuensi. Jika itu berat bisa sampai pemecatan," ungkapnya. (darjat)

Beri komentar


Security code
Refresh