Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 83 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 60 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 86 | Komentar

Baca


Mobil Terbalik, Kernet Tewas


SERANG
- Superma (24), kernet mobil pick up pengangkut buah duku tewas setelah mobil yang dinaikinya terbalik di Tol Merak-Tangerang Kilometer 68, Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Selasa (13/2). Kecelakaan tunggal ini terjadi akibat ban mobil berplat nomor BG 9873 VA itu pecah.

Kepala Induk PJR Serang Timur AKP Adri Bhirawasto mengatakan, Superma tewas di lokasi kejadian. Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 06.15, saat mobil pengangkut buah duku itu melaju dari arah Merak menuju Tangerang. "Korban adalah warga Nunggal Rejo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah," katanya kepada Banten Raya.

AKP Adri menjelaskan, ban mobil yang pecah adalah ban bagian belakang sebelah kiri, sehingga sang sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan. Akibatnya, kendaraan keluar jalur dan terbalik di median jalan. "Posisi kendaraan terbalik dengan posisi roda berada di atas," ujarnya.

Lebih lanjut, Adri menjelaskan, pihaknya bersama petugas PT Astra Infra Toll Road telah melakukan evakuasi korban ke Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara Serang, hingga menunggu pihak keluarga."Sedangkan kendaraan dievakuasi menggunakan derek menuju Pintu Tol Ciujung," ungkapnya seraya menjelaskan kondisi sopir pick up hanya mengalami luka ringan. "Identitas sopir belum kita ketahui, sedang dibawa ke rumah sakit," katanya.

Selain kecelakaan di KM 68, Andri menambahkan kecelakaan juga terjadi di lokasi terpisah, yakni di KM 63, tepatnya di Desa Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Meski tidak menyebabkan korban jiwa, akibat kecelakaan itu, 4 truk ekspedisi mengalami kerusakan parah."Kecelakaan di KM 63 tidak ada korban meninggal, hanya mengalami luka-luka saja," tambahnya.

Dengan adanya peristiwa itu, Adri mengimbau agar para pengendara selalu menaati peraturan dan selalu mengecek kendaraan terlebih dahulu sebelum mengendarai kendaraannya. "Tidak berhenti di bahu jalan. Selalu memperhatikan lajur kanan ketika mendahului kendaraan yang ada di depan. Kemudian secara fisik pengemudi tidak mengkonsumsi alkohol dan istirahat setelah berkendara selama delapan jam," pesannya.

Sementara itu, operator Call Center PT Astra Infra Toll Road selaku pengelola jalan tol Tangerang-Merak, Kemal membenarkan kecelakaan di KM 68 tersebut. Dari dua korban yang berada dalam mobil satu orang meninggal dunia."Ada dua orang yang berada di dalam mobil satu orang meninggal dan yang satunya hanya luka-luka. Keduanya laki-laki," katanya. (darjat)

Beri komentar


Security code
Refresh