Crime News

Tahanan Kabur Pakai Kunci Duplikat

News image

SERANG – Satu lagi tahanan Ditres Narkoba Polda Banten yang ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 11 September 2014 | Klik: 238 | Komentar

Baca

14 Mobil Rentalan Digelapkan

News image

Tangsel- Petugas Kepolisian Sektor Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap pelaku ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 10 September 2014 | Klik: 105 | Komentar

Baca

Warga Nigeria Telan Sabu Rp 3,5 Miliar

News image

KOTA TANGERANG - Tiga warga Nigeria kedapatan menelan sabu senilai Rp...

Hukum & Kriminal | Jumat, 29 Agustus 2014 | Klik: 311 | Komentar

Baca


PDAM Siasati Pemenuhan Air Baku

CILEGON - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cilegon Mandiri (CM) tengah melakukan upaya untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota Cilegon. Dimana, saat ini pemenuhan distribusi air bersih bagi masyarakat baru mencapai 21 persen dari jumlah penduduk yang mencapai 334 ribu jiwa atau baru sekitar 78.540 ribu jiwa. Situasi itu terjadi karena PDAM CM masih kesulitan dalam mendapatkan air baku yang bermutu baik. "Masalah yang kami hadapi saat ini, diantaranya adalah terkait ketersediaan air baku yang bermutu," kata Direktur PDAM CM Encep Nurdin kepada Banten Raya sesaat setelah menggelar syukuran hari jadi PDAM CM ke-11 di kantornya, Selasa (28/5).

Saat ini, lanjut Encep, pihaknya baru bisa memanfaatkan air bersama dengan kebutuhan industri dari Krakatau Tirta Industri (KTI) dan air artesis. "Prinsip kami adalah, setiap air yang diolah tidak mengganggu kebutuhan air masyarakat," ujarnya. Dalam hal ini, Encep berharap, agar program pemerintah terkait pembangunan Waduk Karian di Kabupaten Lebak bisa segera terlaksana. Sebab, waduk itu diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Banten yang tersebar di Kabupaten/Kota Serang, Kabupaten/Kota Tanggerang, Kota Tanggerang Selatan, Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon. "Jika Waduk Karian itu sudah efektif dimanfaatkan, maka kebutuhan dasar air bersih bagi masyarakat Kota Cilegon akan bisa terpenuhi secara maksimal," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan bahwa PDAM CM perlu mengembangkan cakupan pelayanan ketersediaan air baku demi melirik pasar industri. "PDAM CM memang memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait ketersediaan air baku yang harus segera ditambah demi kepentingan domestik dan industri," pintanya.Menurut Edi, sejak PDAM CM berdiri pada tahun 2002 lalu, perkembangannya terus mengalami perbaikan dengan segala kemajuannya, sehingga pada tahun 2013 telah memiliki deviden hingga sekitar Rp 1,2 miliar. "Deviden itu sudah dianggap besar. Sebab, PDAM tidak hanya berorientasi bisnis, tapi juga sosial. Karenanya, selain menjual air bersih, PDAM juga kerap membagikan air bersih secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membutuhkan atau mengalami krisis air bersih," terangnya.

Dalam hal ini, Edi berharap agar PDAM bisa terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan dari berbagai aspek, sehingga menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. "Saya melihat, berbagai upaya dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan terus dilakukan, diantaranya melalui program kerjasama dengan PT Pos Indonesia dalam memfasilitasi penagihan rekening air," katanya. (tasir)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir